Logo Header Antaranews Sumbar

ECB: "Tidak Ada Prospek Deflasi" di Eropa

Rabu, 2 April 2014 07:29 WIB
Image Print

Athena, (Antara/AFP) - Seorang pejabat senior pada Selasa mengatakan bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) melihat "tidak ada prospek deflasi" meskipun data terbaru menunjukkan inflasi zona euro jatuh ke tingkat terendah dalam lebih dari empat tahun. "Kami melihat tidak ada prospek deflasi," kata Wakil Kepala ECB Vitor Constancio kepada wartawan saat pertemuan Eurogroup di Athena. Eurostat mengatakan pada Senin bahwa inflasi zona euro turun menjadi 0,5 persen pada Maret, tingkat terendah sejak Oktober 2009 pada puncak krisis keuangan, meningkatkan kekhawatiran tentang bahaya deflasi atau penurunan harga. Beberapa analis berpendapat data meningkatkan tekanan pada ECB untuk bertindak ketika komite kebijakan moneter mengadakan pertemuan bulanan pada Kamis (3/4). Para pejabat ECB telah menjanjikan tindakan untuk mencegah siklus berbahaya dari deflasi dalam pertemuan kebijakannya, dan selain menurunkan suku bunga utama pembiayaan kembali "refi" padaterendah selama ini 0,25 persen, bank sentral memiliki langkah-langkah lain yang bisa diambil. Deflasi adalah sebuah kekhawatiran karena jika konsumen percaya harga akan jatuh mereka akan terus menunda pembelian, yang memaksa perusahaan untuk menunda investasi, memukul gaji dan pekerjaan, dan sebagainya mendirikan lingkaran setan penurunan. Namun, Constancio bersikeras bahwa ECB, yang melihat mandatnya dari menjaga stabilitas harga seperti menjaga inflasi tahunan hanya di bawah 2,0 persen, tidak melihat penurunan harga lebih lanjut. "Kami perkirakan bahwa angka inflasi rendah pada Maret akan diperbaiki pada April," katanya. Dalam "tweet" (kicauan) selanjutnya, juru bicara ECB Peter Ehrlich menambahkan: "Inflasi rendah (adalah) sebuah penyebab kekhawatiran tetapi kami tidak memiliki deflasi." Constancio mengakui penurunan harga, yang paling baru di Spanyol di mana harga konsumen jatuh pada tingkat tahunan sebesar 0,2 persen pada Maret. Tetapi dia memperingatkan terhadap pengambilan kesimpulan yang tergesa-gesa. "Kami tidak akan menarik kesimpulan langsung tentang inflasi di Spanyol," kata dia. Zona euro berada dalam periode pemulihan "lemah" dan pemulihan akan menarik inflasi naik termasuk di Spanyol," kata Constancio. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026