
Pemimpin Protes Thailand Bahas "Pertempuran Besar" 5 April

Bangkok, (Antara/TNA-0ANA) - Pemimpin protes Thailand Suthep Thaugsuban menetapkan 5 April sebagai majelis besar para pemimpin Komite Reformasi Demokratis Rakyat anti-pemerintah (PDRC) secara nasional. Dalam pidato yang keras di atas panggung unjuk rasa Taman Lumpini Minggu malam, mantan wakil perdana menteri itu mengatakan, pertemuan mendatang akan sangat penting dalam memetakan strategi ofensif baru dan penetapan tanggal untuk apa yang dia sebut "pertempuran besar." Pemimpin PDRC akan membahas dan memutuskan langkah-langkah mereka berikutnya setelah rakyat Thailand keluar dengan kekuatan penuh pada Sabtu untuk menegaskan kembali ketidaksetujuan mereka terhadap pemerintah Yingluck Shinawatra. Menyebut pemerintah Yingluck sebagai rezim "bandit", Suthep mengatakan para pengunjuk rasa PDRC akan mengitensifkan gerakan mereka terhadap pemerintah yang kehilangan legitimasinya beberapa bulan lalu. Dia telah meminta polisi dan personil militer untuk menekan "para bandit" dari wilayah Thailand, dan menambahkan bahwa pegawai negeri sipil akan diminta untuk berhenti bekerja untuk pemerintah sementara. Rakyat Thailand dari semua lapisan masyarakat harus berdiri untuk menyingkirkan pemerintah, katanya. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
