Logo Header Antaranews Sumbar

Merkel Sampaikan Kembali Dukungan Jerman Buat Israel

Sabtu, 1 Desember 2012 22:44 WIB
Image Print

Berlin, (ANTARA/Reuters) - Kanselir Jerman Angela Merkel, Sabtu, kembali meyakinkan Israel mengenai dukungan negaranya, dua hari setelah Berlin mengecewakan negara Yahudi tersebut dengan abstain dalam pemungutan suara di PBB mengenai status Palestina. Jerman, yang akan menerima Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan banyak menterinya pekan depan, abstain dalam pemungutan suara pada Kamis (29/11) di Sidang Majelis Umum PBB, yang memberi pengakuan de fakto bagi negara Palestina berdaulat. Pemerintah Netanyahu sebelumnya berharap Berlin akan bergabung dengan Amerika Serikat dan segelintir negara yang menentang resolusi tersebut. Jerman, yang dihantui oleh kenangan rejim Nazi dan Holocaust, cenderung menjadi sekutu kuat Israel di panggung diplomatik. "Jerman akan selalu berdiri di pihak Israel mengenai masalah (keamanan Israel) itu," kata Merkel dalam pidato mingguannya sebagaimana dilaporkan Reuters --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Sabtu malam. Ia berbicara mengenai dukungan kuat Berlin bagi Israel selama bentrokan paling akhir dengan HAMAS. "Israel bukan hanya memiliki hak tapi kewajiban untuk melindungi warganya," ia menambahkan. Merkel tidak menyebut-nyebut resolusi PBB, yang meningkatkan status pengamat Pemerintah Otonomi Palestina jadi "negara non-anggota" dari kesatuan, tindakan yang memberinya akses ke berbagai lembaga dunia termasuk Mahkamah Pidana Internasional. Jerman mengutip kekhawatiran bahwa resolusi itu akan menambah rumit proses perdamaian sebagai alasan bagi sikap abstainnya. "Di satu sisi, kami memandang keinginan sah Palestina bagi negara mereka sendiri, tapi di sisi lain kami mengakui tanggung jawab khusus kami buat Israel, dan bagi perkembangan stabil dan damai di wilayah tersebut," kata Menteri Luar Negeri Jerman Guido Westerwelle, Kamis (29/11). Di Eropa, hanya Republik Ceko memberi suara menentang resolusi itu, sementara banyak negara lain termasuk Prancis mendukungnya. Merkel menyampaikan kembali dukungan Berlin bagi penyelesaian dua negara di Timur Tengah dan mendesak segera dilanjutkannya pembicaraan perdamaian antara Israel dan Palestina. Netanyahu dan para menterinya akan mengadakan konsultasi dengan timpalan mereka dari Jerman di Berlin pada Kamis depan. Pembicaraan mereka akan mencakup hubungan dagang dan ekonomi serta kerja sama di bida ilmu pengetahuan dan pendidikan serta masalah keamanan regional.(*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026