
Mari Pangestu: Caleg Perempuan harus Tingkatkan Kualitas

Jakarta, (Antara) - Mari Elka Pangestu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menilai calon anggota legislatif (caleg) perempuan harus meningkatkan kualitas diri agar mampu mewakili dan memperjuangkan suara kaumnya di parlemen. "Kita harus mengisi kuota keterwakilan perempuan itu dengan caleg-caleg yang berkualitas berdasarkan kinerja dan performa," kata Menparekraf Mari Elka Pangestu di Jakarta, Selasa. Ia menilai saat ini tingkat keterwakilan perempuan di parlemen sudah jauh lebih baik ketimbang parlemen di masa lalu. Namun, ia menginginkan keterwakilan itu tidak sekadar terisi secara jumlah tapi juga diikuti peningkatan kualitas yang harus lebih baik. "Banyak yang harus dilakukan juga untuk mendorong dan menyiapkan teman-teman perempuan yang sedang mencalonkan diri untuk duduk di parlemen ini," katanya. Dari pengalamannya sebagai menteri yang banyak berinteraksi dengan wakil-wakil rakyat di parlemen dalam 10 tahun terakhir, Mari menilai ada banyak peningkatan kualitas dan kinerja perempuan di parlemen. "Pengalaman saya bekerja sama dengan Komisi X, suara-suara yang bagus sebagian dari perempuan," katanya. Ia berharap ke depan, akan lebih banyak anggota legislatif perempuan yang mampu meningkatkan kualitas dirinya sehingga dapat memperjuangkan hak perempuan di parlemen. Berdasarkan Sensus Penduduk 2000, jumlah perempuan Indonesia mencapai 101.625.816 jiwa atau sekitar 51 persen dari total populasi di negeri ini. Walaupun keterwakilan perempuan mengalami peningkatan setiap Pemilu, namun jumlahnya masih di bawah angka kritis 30 persen. Pada pemilu 1999 keterwakilan perempuan di parlemen hanya 9 persen, kemudian meningkat menjadi 10 persen pada pemilu 2004 dan berhasil meraih 18 persen keterwakilan di parlemen pada 2009. Capaian keterwakilan perempuan Indonesia di parlemen itu juga merupakan yang terbesar di antara negara-negara mayoritas Islam di dunia. Pada Pemilu 2014 keterwakilan perempuan diperkirakan bisa berkisar 20 hingga 30 persen sehingga diperlukan upaya agar mereka bisa lebih mengenalkan diri ke masyarakat. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
