
Prancis Mulai Selasa Cabut Larangan Mengemudi di Paris

Paris, (Antara/Xinhua-OANA) - Pemerintah Prancis berencana mulai Selasa mencabut pembatasan "mengemudi bergantian" di Paris dan daerah pinggirannya, setelah ramalan udara memperlihatkan peningkatan kualitas udara. Keputusan tersebut diumumkan oleh Menteri Ekologi Prancis Philippe Martin, yang mengatakan dalam taklimat pada Senin (17/3) bahwa Perdana Menteri Jean-Marc Ayrault telah memutuskan untuk mencabut "sistem lalu lintas bergantian" mulai Selasa. Sebelumnya, perkiraan memperlihatkan kualitas udara di Prancis, terutama di Ile-de-France, membaik. "Kendaraan dapat lewat tak peduli nomor polisi mereka mulai Senin malam. Lalu lintas umum gratis dibatalkan pada Senin malam, pada akhir layanannya," kata menteri itu sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi. Pekan sebelumnya, kualitas udara buruk dan polusi mencapai tingkat tertinggi di wilayah utara negeri tersebut, termasuk Paris. Sebagai tanggapan atas kondisi udara yang buruk itu, Prancis sejak Jumat (14/3) telah mulai menyediakan angkutan umum gradis buat masyarakat di beberapa kota besar. Pada Sabtu, pemerintah mengumumkan untuk menetapkan satu sistem "lalu lintas bergantian" di Paris dan pinggirannya mulai Senin malam guna membatasi penggunaan kendaraan sebab polusi diperkirakan terus berlanjut sampai akhir pekan. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
