Logo Header Antaranews Sumbar

AOC: Maskapai Perpanjang Berhenti Terbangi Pekanbaru

Sabtu, 15 Maret 2014 19:21 WIB
Image Print

Pekanbaru, (Antara) - Ketua AOC (Airlines Operator Comittee) Pekanbaru, Ahmad Nixon, mengatakan ada enam maskapai penerbangan yang memperpanjang berhenti melayani rute Bandara Sultan Syarif Kasim II akibat belum ada kepastian bencana asap kebakaran di Provinsi Riau berakhir. "Kami mohon maaf, saya paham ini keputusan yang tidak mengenakkan untuk calon penumpang dan juga untuk maskapai," kata Ahmad Nixon kepada Antara di Pekanbaru, Sabtu. Sebelumnya, maskapai yang tergabung dalam AOC Pekanbaru memutuskan berhenti terbang sejak tanggal 13 hingga 15 Maret. Hanya saja, ia mengatakan keputusan itu terpaksa diperpanjang meski tak semua dilakukan oleh semua maskapai. "Maskapai Silk Air terus mencoba untuk terbang hingga hari ini tapi selalu batal karena asap pekat. Beban mereka cukup berat karena melayani penerbangan untuk rombongan umroh," katanya. Selain itu, maskapai Mandala Tiger Air juga menyatakan akan melihat perkembangan cuaca pada hari ini karena Kota Pekanbaru sudah turun hujan yang diharapkan menyapu asap. Ia mengatakan, maskapai Firefly memperpanjang sehari berhenti terbang hingga tanggal 16 Maret, sedangkan Citylink hingga tanggal 17 Maret. Ahmad mengatakan maskapai Lion Group dan Sky Aviation memperpanjang berhenti terbang hingga 19 Maret. "Untuk Garuda Indonesia, tidak melayani penerbangan sampai tanggal 22 Maret," katanya. Sementara itu, Airport Duty Manager SSK II Ibnu Hasan mengatakan jarak pandang mulai membaik menyusul turunnya hujan hingga ke batas minimal yang aman untuk penerbangan. "Jarak pandang sekarang 1.000 meter," katanya. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026