
Belarus Ingin Jadi Tuan Rumah Bagi Jet-Jet Rusia

Minsk, (Antara/RIA Novosti-0ANA) - Belarus akan meminta Rusia untuk menyebarkan hingga 15 pesawat tempur tambahan di wilayahnya dalam menanggapi peningkatan aktivitas militer NATO di sepanjang perbatasan negara, kata Presiden Alexander Lukashenko, Rabu. NATO telah memulai latihan militer di Polandia dekat perbatasan dengan Belarus dan Ukraina di tengah kebuntuan politik saat ini antara Rusia dan Barat berkaitan nasib Ukraina wilayah Krimea, Ukraina. Angkatan Udara AS telah mengirimkan setidaknya 12 jet tempur F-16 dari pangkalan udara jet-jet tempur falcon di Italia untuk mengambil bagian dalam pelatihan, sementara dua pesawat AWACS NATO sudah mulai melakukan penerbangan pengintaian atas Polandia dan Rumania untuk membantu memantau krisis di Ukraina. "Sebenarnya ada eskalasi situasi di dekat perbatasan kita, kami akan merespon dengan tepat," kata Lukashenko dalam pertemuan Dewan Keamanan Belarusia. SU-27 Ia mengusulkan meminta Moskow untuk mengirimkan pesawat tempur tambahan guna memperkuat empat jet tempur Su-27 Flanker Rusia yang berbasis di pangkalan udara Baranovichi. "Ini bisa menjadi sekitar 12-15 pesawat untuk saat ini. Mereka bisa memakai untuk patroli," kata Lukashenko. Rusia dan Belarus menandatangani perjanjian tentang perlindungan poros wilayah udara Negara Kesatuan dan menciptakan jaringan pertahanan udara regional yang terintegrasi pada Februari 2009. Jaringan itu dilaporkan terdiri dari lima unit angkatan udara, 10 unit pertahanan udara, lima unit layanan dan dukungan teknis serta satu unit perang elektronik. Ini adalah bagian dari jaringan pertahanan udara terpadu Commonwealth of Independent States (CIS), aliansi longgar yang terdiri dari sembilan bekas negara Soviet. Kementerian Pertahanan Rusia baru-baru ini mengumumkan rencana untuk menyebarkan resimen jet-jet tempur di Belarus pada tahun 2015. Sebagian besar pesawat akan ditempatkan di satu pangkalan udara Rusia masa depan di Lida, sebuah kota di barat laut Belarus, dekat Polandia dan Lithuania. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
