Logo Header Antaranews Sumbar

Menhut Batal Pimpin Upacara Penanggulangan Asap Riau

Rabu, 5 Maret 2014 13:15 WIB
Image Print
Menteri Kehutanan RI Zulkifli Hasan. (Antara)

Pekanbaru, (Antara) - Menteri Kehutanan RI Zulkifli Hasan batal memimpin upacara Penanggulangan Bencana Asap Provinsi Riau di Lapangan Udara TNI Angkatan Udara Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Rabu. Posisinya sebagai inspektur upacara terpaksa digantikan oleh Gubernur Riau Annas Maamun, disebabkan pesawat Garuda Indonesia yang ditumpangi Menhut menunda penerbangan karena jarak pandang di Pekanbaru tidak memungkinkan untuk melakukan pendaratan. Pada Minggu (2/3), Biro Humas Sekertaris Daerah Provinsi Riau memberikan informasi bahwa pada Rabu (5/3), dijadwalkan Menhut Zulkifli Hasan yang bakal memimpin upara Penanggulangan Bencana Asap Provinsi Riau. Upacara sediri dimulai tepat jam 9.00 Wib ditengah cuaca yang tidak mendukung karena kabut asap pekat, sehingga peserta upacara terdiri dari Satgas Penanggulangan Bencana Asap Riau, kemudian TNI, Polri dan lain-lain terpaksa mengenakan masker. Direktur Jendral Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA) Kementerian Kehutanan Sonny Partono menjelaskan, pesawat Garuda Indonesia yang ditumpangi Menhut Zulkifli Hasan jam 6.00 Wib dari Jakarta menundan keberangkatan sampai jam 10.00 Wib karena terganggunya jarak pandang pilot. "Tadi malam ada rapat yang tidak bisa ditinggalkan, sehingga beliau (Menhut) memutuskan pagi tadi penerbangan pertama Garuda jam 6.00 WIB sudah berada di bandara Internasional Soekarno-Hatta. Beliau tetap memutuskan ke Pekanbaru karena konsentrasi dengan penanggulangan asap Riau," katanya. Pihaknya terus melakukan hubungan dengan Menhut dan beliau mengatakan selambat-lambatnya tetap ingin hadir dan mendengarkan paparan dari Kepala Satgas Penanggulangan Bencana Asap Riau Brigjen TNI Prihadi Agus Irianto. Akhirya Menhut menganti pesawat Garuda dengan nomor penerbangan berikutnya dan ingin secepatnya sampai di Kota Pekanbaru untuk terbang lagi menggunakan helikopter melihat kondisi dilapangan terutaman kebakaran hutan dan lahan di Riau. "Beliau sudah terbang. Paling tidak setelah sampai disini (Posko Penanggulangan Bencana Asap Riau) mendegarkan laporan, kemudian memberi sedikit pengarahan yang dilajutkan dengan fly over. Jadi intinya, beliau tetap kemari," katanya. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026