Logo Header Antaranews Sumbar

15 Korban Trafficking Masih Istirahat di Pirngadi

Senin, 3 Maret 2014 12:28 WIB
Image Print

Medan, (Antara) - Sebanyak 15 orang diduga korban perdagangan wanita (trafficking), masih kelihatan istirahat di Rumah Sakit Umum Daerah dr Pirngadi Medan, Senin pagi. Kabag Hukum dan Humas RSUD dr Pirngadi Medan, Edison Perangin-angin di Medan, Senin, mengatakan, pasien tersebut, baru saja selesai menjalani pemeriksaan dan perawatan di rumah sakit milik pemerintah itu, Sabtu (1/3). Ke-15 pasien tersebut menjalani perawatan, menurut dia, karena mereka seluruhnya dalam keadaan lemah. "Pasien wanita itu, juga menjalani tes kejiwaan di RSUD Dr Pirngadi Medan," ucap Edison. Dia menambahkan, belasan orang pasien wanita itu, sudah tiga hari berada di rumah sakit milik Pemerintah Kota Medan. "Belum diketahui kapan pasien tersebut keluar dari RSUD Dr Pirngadi Medan," katanya. Sebelumnya, sebanyak 18 wanita diduga korban perdagangan wanita, dalam keadaan lemah berhasil diselamatkan dari rumah seorang pengusaha sarang burung walet di Jalan Brigjend Katamso Medan. Selanjutnya, 15 wanita dibawa ke RSUD dr Pirngadi Medan, satu orang ke RS Methodist dan orang lagi ke RS Deli. Kasus penyekapan wanita tersebut dibongar Polresta Medan, dan korbannya berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan hampir tiga tahun tidak diberikan gaji, serta tidak diperbolehkan ke luar rumah. Selain itu, wanita yang dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga (PRT), hanya diberi makan nasi putih yang dicampur kerupuk, kecap, tempe dan ikan asin. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026