Logo Header Antaranews Sumbar

Rodgers Marah dengan Keputusan-Keputusan Wasit

Kamis, 29 November 2012 17:13 WIB
Image Print

London, (ANTARA/Reuters) - Manajer Liverpool Brendan Rodgers marah setelah timnya tidak dihadiahi penalti saat terjadi pelanggaran "mendekati serangan" terhadap Steven Gerrard, saat mereka kalah 1-2 dari Tottenham Hotspur pada Rabu. Meski demikian, ia yakin Si Merah akan menuai serangkaian hadiah penalti pada paruh kedua musim ini. Liverpool, yang belum mendapatkan hadiah penalti dari 14 pertandingan liga mereka musim ini, harus mengakhiri laju delapan pertandingan tanpa kekalahan di Liga Utama Inggris di White Hart Lane. Rodgers marah setelah wasit Phil Dowd menolak permintaah penalti pihaknya terhadap pelanggaran atas Gerrard dan Luiz Suarez, dan mengatakan Liverpool mendapatkan keputusan-keputusan buruk sepanjang musim ini. "Gerrard hampir diserang, bagaimana itu tidak berbuah penalti?" tanyanya. "Yang satu lagi, Suarez berputar dan William Gallas melayangkan kaki kirinya dan ia jatuh." "Kami tahu bahwa kami perlu untuk lebih tajam, namun untuk mendatangi fase ini di sepanjang musim dan tidak pernah mendapat penalti - saya tidak tahu apa yang harus dilakukan para pemain." "Hal itu menghilangkan poin dan saya mendengar orang-orang serta para pengamat berkata bahkan mereka sendiri bingung dengan keputusan yang diberikan sepanjang musim - maka paruh kedua musim kami akan mendapatkan lebih banyak keputusan yang benar." Tim tuan rumah bermain merupakan tim yang lebih baik pada babak pertama, dan laju Gareth bale serta umpan silangnya yang dimaksimalkan Aaron Lennon membawa mereka unggul di menit ketujuh. Bale menggandakan keunggulan sepuluh menit kemudian melalui tendangan bebas yang gagal diantisipasi kiper Pepe Reina, namun ia memberi kehidupan bagi Liverpool pada 18 menit sebelum pertandingan usai, ketikap upaya Lennon membuang bola di garis gawang membuat bola terhantam ke wajahnya dan masuk untuk menjadi gol bunuh diri. Rodgers memuji permainan Liverpool pada malam itu, dan memprediksi timnya dapat berkembang dan menjauhi peringkat ke-12 di klasemen Liga Utama Inggris, meski ia mengingatkan bahwa diperlukan waktu untuk membangun tim yang mampu bersaing memperebutkan gelar juara. "Level performa dan tempo kami serta ritme kami tidak mengenal lelah. Jika kami dapat terus bermain seperti itu, kami akan mendaki naik di klasemen," kata Rodgers, sambil menambahkan bahwa para penggemar sebaiknya tidak berharap klub dapat memecahkan semua masalah di bursa transfer berikutnya. "Januari tidak akan menjadi jawaban untuk segalanya, ini adalah proses yang memerlukan waktu." Liverpool akan menjamu tim papan bawah Southampton pada Sabtu. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026