
Hi-Qua Wima Hempaskan Unisys untuk Posisi Tiga

Surabaya, (Antara) - Wakil Surabaya yaitu Hi-Qua Wima yang merupakan tim nonunggulan mampu merebut posisi tiga Djarum Superliga 2014 setelah menghempaskan Unisys Jepang 3-2 di DBL Arena Surabaya, Minggu. Bagi Hi-Qua Wima kemenangan yang diraih merupakan buah kerja keras. Apalagi tim yang dipersiapkan hanya dua pekan menjelang pertandingan semuanya dukung pemain muda lokal yang pengalaman bertanding beregu masih kurang. Tim ini berhak mendapatkan hadiah Rp150 juta. "Sangat bangga dengan perjuangan atlet. Rasa percaya diri menjadi kunci pada pertandingan penentuan tadi," kata asisten manajer Hi-Qua Wima, Ferry Stewart usai pertandingan. Menurut dia, perjalanan untuk meraih posisi tiga bukan perkara mudah. Selain rasa percaya diri, kunci kemenangan pemain muda ini karena mampu meraih kemenangan dipenyisihan pertama atas tim unggulan Taiwan Cooperative Bank. "Menang melawan Taiwan menjadi motivasi pemain. Mereka langsung lebih bersemangat dan akhirnya mampu menyelesaikan kejuaraan besar ini dipoisi tiga," katanya menambahkan. Asisten menager yang tidak berani melihat anak asuhnya saat bertanding itu mengaku, dampak kemenangan Hi-Qua Wima ini cukup besar yang salah satunya untuk mempersiapkan diri dengan baik untuk turun dikejuaraan berikutnya. Begitu juga dengan pembinaan yang dilakukan. Menurut dia, kemenangan ini juga menjadi penyemangat bagi pemain-pemain junior yang saat digembleng di Surabaya. "Kedepan kami akan berusaha untuk lebih baik lagi. Kami ingin memberikan kesempatan kepada pemain terbaik untuk terus berkembang. Bisa saja nantinya dikirim ke kejuaraan diluar negeri," katanya menjelaskan. Perjuangan Hi-Qua Wima dipertandingan perebutan tempat ketiga cukup berat. Tunggal pertama yaitu Arief Gifar Rhamadan harus menyerah dari tunggal pertama Unisys, Kazumasa Sakai dengan skor 9-21 dan 14-21. Namun ketertinggalan tim debutan ini langsung disamakan oleh tunggal kedua mereka yaitu Fauzi Adnan mampu mengatasi perjuangan Takuto Inoue dengan 21-8 dan 21-15. Unisys mampu bangkit dipertandingan ketiga. Kenechi Hayakawa- Kenta Kazuno mampu menyudai perlawan Ronal Alexander/Rizky Hidayat Ismail dengan skor 21-16 dan 21-17 sehingga mampu unggul 2-1. Pemain yang sarat keberuntungan bagi Hi-Qua Wima selama dipenyisihan yaitu Febryan Irvanaldy kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya. Pemain binaa Hi-Qua ini mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah menang atas Yusuke Onodera dengan skor 21-18 dan 21-19. Kepastian kemenangan Hi-Qua Wima atas Unisys Jepang ditentukan oleh pasangan Selvanus Geh/Ade Yusf Santoso setelah menang 21-18 dan 24-22 atas Takuto Inoue/Yuki Kaneko. Kondisi ini membuat kedudukan akhir menjadi 3-2 untuk tim debutan asal Surabaya ini. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
