Logo Header Antaranews Sumbar

Pemerintah Revisi "Lifting" jadi 820.000 Barel/Hari

Jumat, 24 Januari 2014 15:49 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Pemerintah berencana merevisi target produksi terjual (lifting) minyak mentah dan kondensat dalam RAPBN Perubahan 2014 menjadi sebesar 820.000 barel per hari. Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo di Jakarta, Jumat, mengatakan "lifting" sebesar 820.000 barel per hari tersebut merupakan target yang realistis bakal tercapai. "Sumur-sumur sudah tua sehingga sulit ditingkatkan produksinya," ujarnya. Revisi "lifting" tersebut jauh dari target sesuai APBN 2014 sebesar 870.000 barel per hari. Pemerintah akan mengajukan RAPBN 2014 lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya dikarenakan ada kegiatan pemilu legislatif pada April 2014. Menurut Susilo, revisi "lifting" itu juga dikarenakan produksi minyak Blok Cepu baru dimulai November 2014 atau mundur dari target sebelumnya Mei 2014. Pada November 2014, produksi Cepu direncanakan sebesar 85.000 barel per hari dengan puncak produksi 165.000 barel per hari pada akhir Desember 2014. Selain Cepu, pada 2014, terdapat 26 lapangan baru yang akan berproduksi total 10-15 ribu barel per hari. Sebelumnya, kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) mengajukan rencana kerja dan anggaran (work program and budget/WP&B) pada 2014 sebesar 804.000 barel per hari. Namun, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) meminta KKKS mampu berproduksi hingga 830.000 barel per hari atau menambah sekitar 25.000 barel per hari. Pada 2013, produksi mencapai 826.000 barel per hari atau hanya 98 persen dari target APBN Perubahan 840.000 barel per hari. (*/WIJ)



Pewarta:
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026