
Pemkab Usahakan Penerima Raskin Berkurang Tiap Tahun

Sarilamak, (Antara) - Wakil Bupati Limapuluh Kota, Asyirwan Yunus, mengatakan pemerintah setempat terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dia di Sarilamak, Kamis, menyebutkan, salah satu indikator peningkatan kesejahteraan itu adalah berkurangnya penerima beras miskin. Asyrwan Yunus mengatakan, tahun ini jumlah rumah tangga penerima beras miskin di Kabupaten Limapuluh Kota masih berjumlah 24.946 Kepala Keluarga (KK). Dari total jumlah itu, menurut dia, KK miskin terbanyak terdapat di Kecamatan Harau berjumlah 3.060 KK, dan yang paling sedikit adalah Kecamatan Suliki, 1.072 KK. Data yang dimiliki Pemkab Limapuluh Kota menurut Asyirwan, jumlah KK miskin penerima raskin masing-masing kecamatan, Kecamatan Guguak 1.737 KK dan 26.055 Kg, Kecamatan Harau 3.060 KK dan 45.900 Kg, Kecamatan Payakumbuh 2.173 KK dan 32.595 Kg, Bukit Barisan 2.726 KK dan 40.890 Kg. Kemudian Kecamatan Luak 1.892 KK dan 28.380 Kg, Suliki 1.072 KK dan 16.080 Kg, Pangkalan 1.629 KK dan 24.435, Gunuang Omeh 1.267 KK dan 19.005 Kg, Situjuah Limo Nagari 1.503 KK dan 22.545 Kg, Kecamatan Mungka 1.256 KK dan 18.840 Kg, Akabiluru 1.919 KK dan 28.785 Kg, Kecamtaan Lareh Sago Halaban KK dan 42.945 Kg dan Kecamatan Kapur IX 1.849 KK dan 27.735 Kg. "Kita berharap untuk tahun-tahun ke depan, jumlah KK miskin penerima raskin ini bisa berkurang secara bertahap," kata dia. Asyirwan mengatakan, peluncuran pendistribusian beras miskin (Raskin) tahun 2014 untuk Kabupaten Limapuluh Kota telah dilakukan di halaman Kantor Camat Situjuah Limo Nagari, Rabu (22/1). Untuk Januari 2014 ini, jumlah beras Raskin yang diberikan pada rumah tangga miskin di Kabupaten Lima Puluh Kota mencapai 374.190 Kg. Kabupaten Lima Puluh Kota, menjadi daerah pertama di Divre 2 Bukittinggi yang melaunching beras Raskin ini. Dalam Launching tersebut ditandai dengan penyerahan raskin kepada sejumlah warga miskin penerima bantuan oleh Wakil Bupati. (mko)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
