Logo Header Antaranews Sumbar

BI: Transaksi APMK 2013 Meningkat

Kamis, 16 Januari 2014 19:40 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Bank Indonesia mengumumkan jumlah transaksi alat pembayaran menggunakan kartu (APMK) pada 2013 meningkat dibandingkan jumlah transaksi pada tahun sebelumnya. "Terjadi peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, untuk kartu debit misalnya dari sebelumnya Rp8 triliun pada 2012 menjadi Rp10 triliun pada 2013," kata Deputi Gubernur BI Ronald Waas saat diskusi dengan media di Jakarta, Kamis. Sementara itu, lanjut Ronald, untuk transaksi APMK menggunakan kartu kredit mencapai Rp600 miliar, atau meningkat 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya Rp450 miliar. Ronald menuturkan, untuk transaksi uang elektronik juga mengalami peningkatan cukup tajam pada 2013 di mana rata-rata harian nominal (rrh) mendekati Rp8 miliar dari sebelumnya Rp5 miliar pada 2012. "Sedangkan untuk rata-rata harian volume uang elektronik sendiri mendekati 400 ribu dari 275 ribu pada tahun sebelumnya," ujarnya. Ronald mengatakan, transaksi uang elektronik masih jauh lebih rendah dibandingkan kartu ATM-Debit dan kartu kredit walau dari sisi jumlah pemakai telah melebihi kartu kredit. Jumlah pemakai uang elektronik mencapai 30 juta pemakai pada 2013, sedangkan pemakai kartu ATM-debit dan kartu kredit masing-masing 90 juta dan 15 juta pemakai. "Hal ini disebabkan sekitar 60 persen uang elektronik diterbitkan telco yang tingkat transaksinya masih sangat rendah," kata Ronald. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026