
Padang Panjang Raih Apresiasi Nasional, Layanan Kesehatan Terbaik Jadi Bukti Kinerja Pemerintah Daerah

Padang Panjang (ANTARA) - Jelang perayaan HUT RI ke 81 di tingkat kota, Pemerintah Kota Padang Panjang Sumatera Barat, kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis, daerah berjuluk Serambi Mekkah itu meraih apresiasi kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan Terbaik dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026.
Penghargaan yang diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut menjadi pengakuan atas upaya dan kinerja Pemerintah Kota Padang Panjang itu dalam memperluas akses sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Apresiasi itu diserahkan Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda kepada Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis dalam kegiatan yang berlangsung di Hotel Radisson Batam, Rabu (12/8).
Tidak hanya penghargaan, Pemerinta kota Padang Panjang, juga memperoleh apresiasi senilai Rp1,5 miliar dari Kemendagri. Nilai tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi penguatan pelayanan dan pembangunan daerah, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan yang selama ini terus dikembangkan.
Capaian tersebut sekaligus memperkuat citra Padang Panjang sebagai daerah yang serius membangun pelayanan publik. Terlebih, sektor kesehatan merupakan salah satu layanan dasar yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dan kualitas hidup masyarakat.
Hendri Arnis menyambut penghargaan tersebut dengan rasa syukur. Menurutnya, capaian itu bukan hasil kerja pemerintah daerah semata, melainkan buah dari kolaborasi seluruh jajaran, tenaga kesehatan dan masyarakat.
“Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana capaian ini menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat. Kita tidak boleh berhenti hanya karena mendapatkan penghargaan,” ujar Hendri Arnis.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa bagi Hendri, penghargaan bukanlah garis akhir, melainkan cambuk untuk meningkatkan kinerja. Prestasi yang diraih justru harus menjadi energi baru agar standar pelayanan yang telah dicapai dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan.
Di bawah kepemimpinannya, peningkatan kualitas pelayanan publik ditempatkan sebagai bagian penting dari pelaksanaan pemerintahan daerah. Sektor kesehatan menjadi salah satu bidang strategis karena keberhasilan pembangunan pada bidang tersebut memiliki kaitan erat dengan kesehatan, kesejahteraan dan produktivitas masyarakat.
Dalam penilaian kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, sejumlah indikator menjadi perhatian, mulai dari kemudahan masyarakat memperoleh layanan hingga cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Penilaian juga mencakup ketersediaan sanitasi layak, fasilitas kesehatan sesuai standar, pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis, serta inovasi pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan yang inklusif dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
Artinya, keberhasilan Padang Panjang bukan semata-mata diukur dari keberadaan fasilitas kesehatan. Lebih jauh, penilaian juga melihat sejauh mana fasilitas dan pelayanan tersebut dapat diakses serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Hal itu menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab pemerintah daerah untuk memastikan pelayanan kesehatan terus bergerak mengikuti dinamika dan kebutuhan masyarakat.
Hendri menegaskan, Pemkot Padang Panjang tidak akan berpuas diri dengan capaian yang telah diraih. Berbagai langkah penguatan pelayanan kesehatan akan terus didorong, antara lain melalui peningkatan fasilitas, pengembangan sumber daya manusia, perluasan akses pelayanan serta penguatan inovasi.
“Harapan kita, masyarakat Padang Panjang semakin mudah mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, cepat dan merata,” kata Hendri.
Menurutnya, ukuran keberhasilan pemerintah bukan sekadar banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi seberapa besar manfaat program tersebut dapat dirasakan masyarakat.
Karena itu, penghargaan dari Kemendagri akan dijadikan pijakan untuk menjaga sekaligus meningkatkan standar pelayanan yang telah dicapai. Seluruh jajaran juga diingatkan agar tidak menjadikan penghargaan sebagai alasan untuk berhenti melakukan pembenahan.

“Prestasi ini harus menjadi penyemangat untuk bekerja lebih baik lagi dan memastikan tidak ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan,” tegasnya.
Dengan demikian, apresiasi nasional tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai capaian administratif atau seremoni semata. Sebaliknya, penghargaan harus berbuah pada peningkatan kualitas layanan yang semakin mudah dijangkau, cepat, berkualitas dan merata.
Selain Padang Panjang, apresiasi kategori tingkat kota juga diraih Kota Pariaman dan Kota Pangkal Pinang. Sementara untuk kategori kabupaten, apresiasi diberikan kepada Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Belitung dan Kabupaten Bintan.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang mampu menunjukkan kinerja terbaik dalam berbagai bidang pelayanan dan pembangunan. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi daerah untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Bagi Padang Panjang, capaian tersebut menjadi momentum untuk semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan dan masyarakat. Kerja bersama dinilai menjadi kunci agar berbagai program pelayanan kesehatan tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar menghadirkan perubahan yang dirasakan masyarakat.
Apresiasi senilai Rp1,5 miliar yang diterima Pemko Padang Panjang juga diharapkan dapat memberikan dampak positif sekaligus mendukung pengembangan pelayanan di daerah.
Kedepan, Pemkot Padang Panjang berkomitmen menjaga kepercayaan yang telah diberikan melalui inovasi, pembenahan berkelanjutan dan peningkatan kualitas pelayanan.
Bagi Hendri Arnis, penghargaan tersebut bukanlah titik akhir, melainkan pijakan untuk melangkah lebih jauh. Prestasi nasional itu menjadi penegasan bahwa kerja keras pemerintah daerah mulai mendapat pengakuan, sekaligus menjadi tantangan untuk membuktikan bahwa pelayanan publik yang baik harus terus tumbuh dan menghadirkan manfaat nyata.
Dengan semangat tersebut, Padang Panjang diarahkan untuk terus membangun sistem pelayanan kesehatan yang semakin mudah, cepat, berkualitas dan merata, sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera dan mendapatkan pelayanan publik yang semakin baik.
Keberhasilan Kota Padang Panjang ini sekaligus menjadi kado terindah bagi kota itu yang sedang mempersiapkan diri dalam memeriahkan HUT RI ke 81 dan jelang Hari Jadi Kota pada 1 Desember 2026 ini.
Hendri Arnis, kembali menegaskan pengahragaan dan capaian keberhasilan yang di raih Padang Panjang, tidak terlepas dari dukungan dan semangat dari semua elemen termasuk masyarakat kota itu.
“Mari kita pertahankan dan kita tingkatkan capaian yang telah di raih kota Padang Panjang, dengan semangat motivasi dan kolaborasi semua elemen termasuk masyarakat, tidak tertutup kemungkinan kita mampu mempertahankan apa yang telah diraih dan dengan kebersamaan itu pula juga tidak tertutup kemungkinan kita mampu untuk lebih meningkatkannya,” ujar Hendri Arnis.

Pewarta: Isril Naidi
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
