Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkot Pariaman siapkan sejumlah lokasi parkir untuk puncak Tabuik

Sabtu, 27 Juni 2026 19:18 WIB
Image Print
Arsip Foto- Foto udara dua tabuik diarak sebelum dibuang ke laut, di Pantai Gandoriah Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (14/8/2022). ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/hp

Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman Pariaman, Sumatera Barat menyiapkan sejumlah lokasi parkir kendaraan bermotor untuk menyukseskan pelaksanaan puncak Pesona Budaya Tabuik Piaman 2026 yaitu Tabuik Dibuang ke Laut yang diselenggarakan Minggu, 28 Juni.

"Kami mengerahkan petugas parkir dari dinas termasuk jukir (juru parkir) di lokasi parkir tersebut," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pariaman Alfian di Pariaman, Sabtu.

Ia menyebutkan sejumlah lokasi parkir yang disediakan tersebut yaitu di antaranya Parkiran Nusantara, dekat Jembatan Puah, Terminal Kampung Pondok, sepanjang Pantai Lohong sampai Pantai Cermin.

Sedangkan parkiran bus yaitu kawasan taman makam pahlawan atau GOR Rawang setelah penumpang diturunkan di Parkiran Nusantara. Lalu untuk angkutan desa berada di depan Kantor BNI Pariaman dan di Kampung Belacan.

Ia menyampaikan pihaknya mengantisipasi adanya parkir liar serta pungutan liar bahkan pemalakan dengan menjadikan lahan warga setempat sebagai lokasi parkir sementara.

"Mereka diberikan karcis, ini berlaku untuk hari itu saja (puncak Tabuik)," katanya.

Ia menyebutkan biaya parkir selama pelaksanaan puncak Tabuik tersebut diterapkan tarif hari libur yaitu Rp5.000 untuk kendaraan roda dua, Rp10.000 untuk kendaraan roda empat, dan Rp20.000 untuk bus.

Pemkot Pariaman meminta wisatawan melaporkan oknum yang melakukan pemalakan atau pungutan liar pada saat pelaksanaan Tabuik kepada petugas Dishub, aparat kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja, atau aparatur pemerintah setempat yang bisa ditemui atau dihubungi agar bisa ditindaklanjuti segera.

Setidaknya, lanjutnya tim gabungan yang terdiri Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Pariaman, anggota Dishub Pariaman serta juru parkir yang berjumlah 250 orang dikerahkan pada puncak Tabuik tersebut guna mengatur lalu lintas serta mengawasi parkir kendaraan.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Ferialdi mengatakan pihaknya menargetkan 300 ribu kunjungan wisatawan sepanjang pelaksanaan Tabuik mulai dari 16 sampai 28 Juni 2026.

200 ribu pengunjung dari 300 ribu kunjungan wisatawan tersebut berasal dari kunjungan wisatawan pada prosesi Tabuik Dibuang Ke Laut.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026