Logo Header Antaranews Sumbar

Wali Kota Padang Panjang: Satu Data Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Daerah

Kamis, 11 Juni 2026 12:24 WIB
Image Print

Padang Panjang (ANTARA) - Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menegaskan implementasi Satu Data Indonesia di daerah menjadi faktor penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan yang tepat, terukur, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Hal itu disampaikan Hendri saat membuka Forum Satu Data dan peluncuran penginputan Indeks Inovasi Daerah (IID) Kota Padang Panjang 2026 di Hall Lantai III Balai Kota, Kamis.

"Dengan data yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan, pemerintah dapat menyusun program pembangunan yang lebih efektif sesuai dengan kebutuhan dan kondisi riil di lapangan," katanya.

Menurut Hendri, data tidak lagi sekadar pelengkap dalam proses pembangunan, tetapi menjadi fondasi utama dalam pengambilan keputusan pemerintah. Data berkualitas diperlukan untuk menetapkan prioritas pembangunan, mengalokasikan sumber daya, serta mengevaluasi efektivitas program yang telah berjalan.

“Satu data sangat penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah. Data yang valid dan terintegrasi akan menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata,” ujarnya.

Ia mengatakan keberhasilan pelaksanaan Satu Data membutuhkan sinergi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) agar seluruh pihak memiliki komitmen yang sama dalam menyediakan data berkualitas.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Padang Panjang Putra Dewangga mengatakan Forum Satu Data dan penginputan IID merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan, pengambilan keputusan, serta mendorong inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

Menurut dia, Indeks Inovasi Daerah menjadi instrumen untuk mengukur dan memetakan kapasitas inovasi pemerintah daerah, baik dalam tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, maupun pemberdayaan masyarakat.

"Kita berharap seluruh perangkat daerah dapat berpartisipasi aktif dalam mendokumentasikan berbagai inovasi yang telah dilakukan. Inovasi yang terukur dan terdokumentasi dengan baik akan menjadi modal penting dalam meningkatkan daya saing daerah," katanya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan hadiah Lomba Karya Inovasi dan Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Pelajar Kota Padang Panjang.

Juara pertama diraih Faiq Ahmad Jiddan, A Kaihan, dan Merizka Putri dari MAN 1 Padang Panjang melalui inovasi "Pengembangan Bio-Leachate Berbasis Inovasi untuk Meningkatkan Nilai Ekonomi Sirkular".

Juara kedua diraih Niswa Mahira, Athar Sardi, dan Kenzo Albert Ronzi dari SMP Negeri 2 Padang Panjang dengan inovasi "BIOCCOP". Sementara juara ketiga diraih Dina Aulia dari MAN 1 Padang Panjang melalui karya "Khalifah Ecoquest: Integrasi Tafsir Ayat Kauniyah dalam Game Edukasi Remaja di Kota Padang Panjang".

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas pelajar sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Allex Saputra, staf ahli, asisten, kepala OPD, Kepala BPS, Ketua Baznas, para camat, serta pihak terkait lainnya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026