Logo Header Antaranews Sumbar

Mourinho Minta Chelsea Nikmati Momen yang Ada

Rabu, 25 Desember 2013 18:38 WIB
Image Print
Jose Mourinho. (Antara)

London, (Antara/AFP) - Jose Mourinho meminta Chelsea untuk menikmati momen yang ada dan meyakinkan bahwa mereka mampu melampaui setidaknya satu pesaing utama dalam persaingan memperebutkan gelar Liga Utama Inggris, pada pertandingan tradisional "Boxing Day" pada Kamis. Swansea City menjadi tamu di Stamford Bridge pada hari di mana pemuncak klasemen, Liverpool, melawat ke markas Manchester City, yang menghuni peringkat ketiga. Hanya dua angka yang memisahkan tim-tim penghuni lima besar, di mana Arsenal berada di peringkat kedua, Chelsea peringkat keempat, dan Everton di peringkat kelima. "Cara terbaik untuk mendapatkan tujuan pertama, yakni empat besar dan (kualifikasi) Liga Champions, adalah untuk mendekat pada persaingan gelar, maka mari nikmati momen ini," kata Mourinho. "Saya tahu Swansea merupakan tim yang bagus dengan pemain-pemain bagus dan gaya permainan tertentu, namun kami tertinggal dua angka dan dua kandidat peraih gelar lainnya saling berhadapan. Penting bagi kami untuk menang." Chelsea bermain imbang 0-0 di markas Arsenal pada Senin, sehari setelah Chelsea takluk 1-2 di kandang sendiri dari Everton. "Ini sedikit lebih sulit bagi kami sebab kami bermain pada Senin, dan lawan-lawan kami bermain pada Minggu, maka mereka memiliki satu hari tambahan untuk beristirahat - satu hari tambahan berarti banyak," tambah Mourinho. "Namun saya berharap Stamford Bridge ada di sini untuk kami. Ketika saya berkata Stamford Bridge maka yang saya maksud adalah Stamford Bridge yang berisik, karena pada "Boxing Day" terakhir Chelsea tertinggal 11 angka dari para pemimpin - Chelsea tersingkir dari persaingan perebutan gelar - dan kami sekarang ada di sini." "Kami terpaut dua angka di belakang para pemuncak klasemen, maka kami memiliki alasan-alasan untuk tetap melaju." Mourinho tidak merasakan periode padat tradisional Inggris sejak 2006, di mana ia menikmati libur musim dingin di Italia dan Spanyol ketika masih melatih Inter Milan dan Real Madrid. "Saya menyukainya," tuturnya. "Saya tidak bermain, tentu saja, maka bagi para pemain ini lebih sulit daripada saya, namun saya selalu merasa sangat bangga untuk bekerja pada 'Boxing Day' dan memberikan orang-orang saya apa yang mereka inginkan." "Istri dan anak-anak saya, mereka fantastis. Mereka memahami sepenuhnya apa yang saya suka untuk kerjakan. Mereka berada di Inggris, mereka tidak bersama dengan keluarga asal Portugal." "Mereka merindukan keluarga mereka, namun mereka tahu apa yang harus saya lakukan dan saya sangat senang atas hal itu." Harapan-harapan Swansea untuk dapat mencatatkan kemenangan perdana dari enam pertandingan Liga Utama Inggris mendapat hantaman akibat mereka kehilangan penyerang Michu selama enam pekan. Pemain internasional Spanyol itu memerlukan operasi untuk memulihkan masalah pada pergelangan kakinya, dan masalah ini datang tidak lama setelah pemain sayap Nathan Dyer menderita cedera pergelangan kaki serius di markas Norwich City. "Ini bukan berita bagus," kata pelatih Michael Laudrup. "Malangnya ia akan memerlukan operasi. Itu dapat dilakukan pada pekan depan, dan ia semestinya dapat kembali bermain sekitar satu setengah bulan." Bertambahnya masalah-masalah cedera membuat Laudrup mempertimbangkan melakukan pembelian pemain pada bursa transfer Januari. "Apa yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir telah mengubah sejumlah hal," kata pria asal Denmark itu. "Kami sekarang kemungkinan akan melakukan sesuatu pada Januari dan berusaha untuk menambah apa yang tidak kami miliki pada beberapa posisi. Jumlah (pemain) yang ada semakin menurun dan itu beresiko pada empat bulan terakhir musim." Penampilan bagus yang diperlihatkan Ben Davies, bek kiri Swansea, membuat dirinya mendapat perpanjangan kontrak yang akan mempertahankan dirinya sampai 2017. pemain 20 tahun itu berkata, "Ini bukan keputusan yang sulit dan selalu merupakan hal hebat untuk menandantangani kesepakatan baru dan mengkomitmenkan masa depan saya pada klub." (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026