
UNAND-Guizhou Vocational College kembangkan alat pertanian modern

Padang (ANTARA) - Universitas Andalas (UNAND) Sumatera Barat menjalin kerja sama internasional dengan Guizhou Vocational College of Economic and Business dalam rangka mengembangkan sektor pertanian termasuk alat-alat pertanian modern berbasis teknologi.
"Guizhou memiliki laboratorium teh dengan fasilitas modern serta didukung oleh teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang canggih," kata Rektor UNAND Efa Yonnedi di Kota Padang, Selasa.
Dengan latar belakang kemajuan teknologi itu, Efa berharap mahasiswa UNAND dapat merasakan magang di laboratorium teh milik Guizhou hingga mengembangkan potensi pertanian serta teknologi secara bersamaan.
Secara umum, ia mengatakan terdapat empat potensi kerja sama yang telah dibahas antara UNAND dan Guizhou Vocational College of Economic and Business.
Keempat potensi tersebut yakni credit earning, pertukaran dosen dan mahasiswa, program double degree atau joint degree untuk jangka menengah serta program magang atau internship.
Menurut dia, kerja sama tersebut membuka peluang kolaborasi bagi empat fakultas di UNAND yakni Fakultas Teknologi Pertanian, Program D3 Vokasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Teknik dan Fakultas Teknologi Informasi.
Lebih jauh, kata dia, selain program pertukaran pengajar dan mahasiswa, pihak Guizhou juga menawarkan pelatihan Bahasa Mandarin bagi civitas academica perguruan tinggi tersebut.
"Kami tentu menyambut baik apalagi Unit Bahasa UNAND saat ini tengah merencanakan pembukaan Program Studi Sastra China, namun masih menghadapi kendala terkait ketersediaan native speaker," ujarnya.
Dia berharap kerja sama kedua instansi tersebut dapat membantu dalam mewujudkan hadirnya Program Studi Sastra China di Ranah Minang khususnya UNAND.
Senada dengan itu, Direktur Pendidikan dan Pembelajaran UNAND Mahdhivan Syafwan mengusulkan adanya potensi pertukaran kurikulum khususnya kurikulum terkait kecerdasan buatan yang saat ini belum tersedia di UNAND.
"Guizhou telah lebih adaptif dalam penerapan AI mulai dari pengembangan teknologi pertanian hingga robot-robot pertanian modern," katanya.
Hal tersebut, tambah dia, juga dinilai relevan dengan pengembangan drone tanpa awak yang saat ini tengah dikembangkan oleh mahasiswa dan dosen Fakultas Teknik UNAND.
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
