
Rusia Kecam Bashar Al-Assad karena Bicara Soal Masa Jabatan Baru

Moskow, (Antara/AFP) - Rusia mengeluarkan kritik langka terhadap sekutunya, Presiden Suriah Bashar al-Assad, yang mengatakan pernyataan Bashar bahwa dia ingin mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2014. "Retorika seperti itu hanya membuat suasana lebih berat dan tidak membuat keadaan lebih tenang," kata Deputi Menteri Luar Negeri Rusia Mikhail Bogdanov kepada kantor berita Interfax dalam wawancara, Kamis. Bogdanov mengatakan, Bashar dan semua pihak di Suriah harus menghindari memicu ketegangan menjelang pembicaraan perdamaian yang direncanakan berlangsung di Swiss pada Januari yang bertujuan untuk mengakhiri konflik. "Kami percaya bahwa menjelang pembicaraan damai tidak boleh ada pernyataan yang mungkin tidak menyukai seseorang dan dapat menyebabkan emosi atau reaksi dalam menanggapinya," tambahnya. Hal itu tidak segera jelas mengenai pernyataan Bashar baru-baru ini, yang dirujuk. Namun rezim Suriah telah berulang kali mengatakan bahwa Bashar akan mencalonkan diri pada pemilihan presiden 2014. Menteri Informasi Omran al-Zohbi mengatakan bulan ini bahwa Bashar akan tetap presiden dan memimpin transisi yang disepakati dalam pembicaraan damai. Bashar mengatakan dalam wawancara televisi di pada Oktober, "Saya tidak melihat alasan mengapa saya tidak harus mencalonkan diri dalam pemilu mendatang." (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
