Logo Header Antaranews Sumbar

Seskab sebut Presiden Prabowo instruksikan efisiensi energi pada sektor spesifik

Jumat, 20 Maret 2026 05:32 WIB
Image Print
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (19/3/2026), yang salah satunya membahas rencana efisiensi/penghematan energi untuk mengantisipasi ancaman krisis minyak imbas perang di negara-negara Teluk, Timur Tengah. ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden.

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan Presiden Prabowo Subianto kepada beberapa menterinya menginstruksikan efisiensi energi menyasar kepada sektor-sektor yang spesifik sehingga kebijakan hemat energi itu berjalan tepat sasaran.

Dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (19/3), Presiden Prabowo menerima laporan dari beberapa menteri mengenai antisipasi pemerintah menjaga ketahanan energi nasional, khususnya di tengah ancaman krisis minyak imbas perang di negara-negara Teluk, Timur Tengah.

"Presiden membahas langkah-langkah strategis terkait rencana penghematan energi di berbagai sektor sebagai antisipasi atas dinamika politik di kawasan Timur Tengah yang dapat mempengaruhi stabilitas pasokan dan harga energi global," kata Teddy di Jakarta, Kamis.

"Presiden menginstruksikan agar efisiensi difokuskan pada beberapa sektor spesifik guna menjaga stabilitas dan ketahanan energi dalam negeri," sambung Teddy.

Dalam rapat itu, Presiden menerima laporan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.

Pejabat lainnya yang turut mengikuti rapat, yaitu Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani, dan Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri.



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026