
Pasaman Barat peroleh bantuan perbaikan 52 unit rumah rusak akibat bencana

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat memperoleh bantuan stimulan perbaikan sebanyak 52 unit rumah yang rusak serta sedang dan ringan akibat bencana alam akhir November 2025 lalu.
"Hari ini kita menyerahkan bantuan dari pemerintah pusat kepada korban bencana alam yang rumahnya mengalami rusak sedang sedang dan rusak ringan sebanyak 52 unit dengan total Rp1.000.500.000," kata Pelaksana Tugas Asisten Ekonomi Sekretariat Daerah Pasaman Barat Ekadiana Oktavia di Simpang Empat, Jumat
Dia mengatakan rincian bantuan stimulan rumah berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) dan ketetapan terbaru, bantuan stimulan diberikan sesuai dengan tingkat kerusakan rumah warga.
Untuk Pasaman Barat, katanya, bantuan yang disalurkan mencakup
rusak ringan sebanyak 37 unit rumah menerima bantuan masing-masing sebesar Rp15 juta.
Rusak sedang sebanyak 15 unit rumah menerima bantuan masing-masing sebesar Rp30 juta.
Ia berharap dengan bantuan ini, masyarakat dapat segera membangun kembali rumah mereka secara mandiri.
Sementara itu, bagi masyarakat yang rumahnya masuk kategori rusak berat pemerintah telah menyiapkan skema dana tunggu hunian (DTH).
Dia menjelaskan bahwa bantuan ini ditujukan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal agar tetap memiliki hunian layak selama masa pembangunan kembali.
Penerima sebanyak 30 kepala keluarga dengan besaran Rp600.000 per bulan per kK yang disalurkan selama 3 bulan, mulai dari Desember hingga Februari.
Untuk proses untuk kategori rusak berat, katanya, masih terus dikoordinasikan dan menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat.
Masyarakat diminta untuk bersabar mengingat tantangan penanganan bencana yang cukup besar di tingkat nasional.
"Pemerintah menekankan bahwa target utama saat ini bukan sekadar membangun fisik, melainkan membangun kembali kehidupan masyarakat agar lebih tangguh," sebutnya.
Pewarta: Altas Maulana
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
