Logo Header Antaranews Sumbar

Presiden Bertolak ke Jepang

Kamis, 12 Desember 2013 10:47 WIB
Image Print
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (Antara)

Jakarta, (Antara) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis, bertolak menuju Jepang guna menghadiri peringatan 40 tahun kerja sama Jepang dan ASEAN yang akan dilangsungkan di Tokyo pada akhir pekan ini. "Dalam pertemuan puncak yang akan dilakukan di Tokyo lusa. kami ingin memperkokoh dan memperluas kerja sama di berbagai bidang," kata Presiden di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Pertemuan itu, kata Presiden, salah satunya untuk mempersiapkan pembentukan masyarakat ASEAN pada 2015. Sementara itu, Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah dalam keterangannya mengatakan peringatan 40 tahun kerja sama Jepang dan ASEAN merupakan momentum bagi kedua pihak untuk menetapkan visi bersama kerja sama jangka panjang ke depan. Peringatan 40 tahun kerja sama ASEAN-Jepang merupakan momentum bagi kedua belah pihak untuk menetapkan visi bersama kerja sama jangka panjang ke depan, dengan melihat pengalaman keduanya membangun kemitraan strategis. "Sebagai dua negara yang telah menjalin kemitraan strategis, Indonesia dan Jepang tentunya akan dapat menarik banyak kemanfaatan dari menguatnya persahabatan ASEAN-Jepang," kata Faizasyah. Selain menghadiri peringatan itu, Presiden juga dijadwalkan bertemu dengan PM Shinzo Abe dan Kaisar Jepang. "Pertemuan Presiden Yudhoyono dan Perdana Menteri Abe di Tokyo akan menjadi pertemuan keempat antara kedua kepala pemerintahan, dan hal ini merefleksikan tidak saja kedekatan hubungan tetapi komitmen untuk semakin memajukan kerja sama bilateral di berbagai bidang," katanya. Kedua pemimpin akan membahas berbagai perkembangan dalam hubungan dan kerja sama antara kedua negara, terlebih lagi tahun 2013 merupakan peringatan 55 tahun hubungan bilateral Indonesia-Jepang. Pertemuan tersebut juga akan membahas berbagai hal, di antaranya, upaya-upaya peningkatan kerja sama perdagangan, investasi, infrastruktur dan ketenagakerjaan.Selain itu, kedua pemimpin juga akan membahas berbagai isu strategis di kawasan yang menjadi kepentingan bersama. Di Tokyo, Presiden Yudhoyono juga akan memberikan kuliah umum mengenai "Regional Security Architecture" di Kensei Kinen Kaikan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Japan Institute of International Affairs (JIIA), Japan-Indonesia Parliamentary League, Kementerian Luar Negeri Jepang dan KBRI Tokyo. Selain itu, Presiden Yudhoyono juga direncanakan mengadakan pertemuan dengan kalangan pengusaha Jepang yang tergabung dalam Japan-Indonesia Association (Japinda). Delegasi Jepang yang akan dipimpin oleh Yasuo Fukuda, mantan Perdana Menteri Jepang, terdiri atas para CEO perusahaan-perusahaan terkemuka Jepang seperti Mitsubushi, Marubeni, Toshiba, Sumitomo dan Toyota. Presiden didampingi antara lain oleh Ibu Ani Yudhoyono, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi dan Pembangunan Firmanzah, Juru bicara Presiden Julian A Pasha dan Sekretaris Kabinet Dipo Alam. Kepala Negara beserta rombongan dijadwalkan kembali ke tanah air pada Minggu (15/12). (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026