Logo Header Antaranews Sumbar

Satgas PRR: 27 daerah terdampak bencana di Sumatera kembali normal

Kamis, 5 Februari 2026 13:14 WIB
Image Print
Tangkapan Layar - Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian meresmikan pembangunan 1.300 unit hunian sementara di delapan kabupaten dan kota terdampak bencana di tiga provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kamis (5/2/2026) (ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian memastikan 27 dari 52 kabupaten kota terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sudah kembali normal.

"Menunjukkan pemulihan signifikan dalam dua bulan terakhir sebanyak 27 daerah telah kembali normal sepenuhnya," kata dia dalam siaran daring peresmian 1.300 unit rumah hunian sementara yang diikuti dari Jakarta, Kamis.

Dia menambahkan bahwa berdasarkan data ada sebanyak 15 daerah berada pada kondisi mendekati normal dengan sisa persoalan yang masih dalam penanganan pemerintah. Sementara itu, terdapat 10 daerah yang masih memerlukan perhatian khusus karena dampak bencana yang relatif luas, termasuk di wilayah Provinsi Aceh.

Dalam pemaparannya disebutkan, di Provinsi Sumatera Barat tujuh daerah telah pulih sepenuhnya, sementara Kabupaten Agam dan Padang Pariaman masih membutuhkan penanganan lanjutan.

"Kemudian di Sumatera Utara sembilan daerah telah kembali normal, sedangkan beberapa daerah lainnya mendekati kondisi pemulihan," kata dia.

Tito yang juga Menteri Dalam Negeri menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja keras pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta dukungan relawan dan unsur TNI-Polri di lapangan.

Pemerintah pusat menyiapkan berbagai skema bantuan bagi warga terdampak bencana di tiga provinsi tersebut.

Bantuan itu di antaranya rehabilitasi rumah yang berdasarkan tingkat kerusakan mulai dari rusak ringan, rusak sedang, hingga rusak berat atau hilang.

Untuk rumah rusak ringan, pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp15 juta per unit, sedangkan rumah rusak sedang menerima Rp30 juta per unit. Sementara rumah rusak berat atau hilang akan mendapatkan bantuan dengan indeks Rp60 juta per unit.

Berdasarkan data Satgas PRR tercatat sebanyak 35.208 rumah rusak ringan, 17.350 rumah rusak sedang, dan 24.443 rumah rusak berat di tiga provinsi terdampak.



Pewarta :
Editor: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026