Logo Header Antaranews Sumbar

Belanja pemain asing musim ini tertinggi?

Rabu, 28 Januari 2026 07:14 WIB
Image Print
Pesepak bola Persija Jakarta Gustavo Almeida Dos Santos berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Madura United pada pertandingan BRI Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (23/1/2026). Persija Jakarta menang atas Madura United dengan skor 2-0. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/tom.

Padang (ANTARA) - Kehadiran para pemain asing di ajang BRI League Super 2025-2026 sangat signifikan, jumlahnya kemungkinan besar bertambah ketimbang awal musim.

Pasalnya beberapa klub melakukan belanja pemain baru di paruh kedua kompetisi kasta tertinggi di Indonesia ini.

Bahkan ada klub yang mengganti hampir seluruh pemain asingnya demi mengejar target atau menyelamatkan posisi klub di ajang kompetisi.

Semua itu sah-sah saja, dan regulasinya memang mengatur serta membolehkan belanja pemain asing maupun pemain lokal untuk membangun kekuatan yang lebih baik dari putaran sebelumnya.

Selagi sesuai rambu-rambu kompetisi tak ada larangan, dan selagi klub itu memiliki dana dan anggaran untuk melakukannya tidak ada masalah asalkan semuanya dilalui melalui mekanisme yang benar.

Rekrutmen ini dilakukan tim untuk mendongkrak performance tim. Melepas pemain juga berdasarkan pertimbangan dan keputusan yang benar secara regulasi dan hukum di negara ini.

Namun berapa nilai total belanja pemain oleh klub musim ini, tidak banyak dan sulit untuk bisa tahu secara detil. Setiap klub memilih tidak membuka nilai kontrak dan transfer para pemainnya kepada publik.

Keluar masuk pemain asing dan lokal dilakukan lancar dan atas kesepakatan manajemen dengan para pemainnya. Tentunya melepas pemain juga dilakukan dengan mekanisme yang sudah disepakati masing-masing pihak, klub, pemain dan agen. Tentunya dengan konsekwensi yang disepakati bersama dalam kontrak, salah satunya pembayaran penalti yang harus dituntaskan klub yang melepas pemainnya.

Belum bisa diketahui, apakah perputaran nilai kontrak para pemain asing musim 2025-2026 ini tertinggi dalam sejarah transfer pemain di kompetisi di Indonesia atau tidak, semuanya bisa diketahui bila ada pengumuman resmi dari pemegang otoritas kompetisi atau klub-klub peserta.

Sejauh ini semua klub memilih nilai kontrak pemain dan anggaran klub sebagai tanggung jawabnya. Outputnya memberikan hasil maksimal yang diharapkan suporter, menghadirkan perasaan bangga, cinta dan suka cita bagi masyarakat pecinta bola di tanah air.

Semoga gelontoran belanja pemain yang dilakukan klub-klub bisa memenuhi ekspektasi berupa peningkatan performance di putaran kedua ini.

Bola itu bundar, tidak semua tim terus menang, atau kalah terus-menerus, atau bahkan bermain imbang terus. Dinamika akan terus bergulir dalam "takdir kompetisi" yang pada ujungnya ada tim yang berhasil jadi juara dan ada yang terlempar ke kompetisi di level kedua.

Hal sama untuk klub di Liga 2, belanja pemain juga menjadi salah satu faktor yang mendukung upaya mereka promosi ke kasta tertinggi kompetisi sepak bola di tanah air.

Dan di ujung nanti akan terlihat, klub manakah yang sukses dengan rekrutan dan belanja pemainnya. Akan terlihat pula klub mana yang cukup efektif dalam mendatangkan pemain-pemainnya.

Selamat bertanding dan jujung fair play



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026