Logo Header Antaranews Sumbar

Presiden DRC, Rwanda, Uganda Bahas Konflik Goma

Rabu, 21 November 2012 09:15 WIB
Image Print

Kampala, (ANTARA/Xinhua-OANA) - Presiden Republik Demokratik Kongo (DRC) Joseph Kabila dan Presiden Rwanda Paul Kagame tiba, Selasa (20/11), di Ibu Kota Uganda, Kampala, untuk menghadiri pembicaraan mengenai krisis setelah direbutnya Goma, Ibu Kota Provinsi Kivu Utara di DRC, oleh pemberontak M23. Sam Kutesa, Menteri Urusan Luar Negeri Uganga dalam satu wawancara memberitahu Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Rabu pagi-- kedua pemimpin tersebut dijadwalkan bertemu dengan timpalan mereka, Presiden Uganda Yoweri Museveni, pada Rabu guna berusaha menghentikan pertempuran yang berkecamuk di DRC timur. "Mereka berada di sini untuk melakukan konsultasi dengan Presiden Museveni untuk menemukan penyelesaian bagi krisis di DRC timur," katanya. Ia menyatakan perincian pertemuan tersebut akan disiarkan belakangan. Uganda sebagai Ketua Konferensi Internasional mengenai Wilayah Danau Raya, badan yang mempersatukan 11 negara anggota, sejak Juli telah menjadi penengah untuk membantu mengakhiri pertempuran yang telah memaksa puluhan ribu warga Kongo meninggalkan negeri itu. Selasa pagi, Juru Bicara pemerintah Uganda Fred Opolot memberitahu Xinhua melalui telepon kedua pemimpin tersebut berada di negerinya atas undangan Presiden Museveni. Ia menyatakan satu komunike akan dikeluarkan setelah pertemuan mereka, Rabu. Pemberontak M23, Selasa, merebut Goma. Pertemuan tersebut telah membuat 475.000 orang meninggalkan rumah mereka dan memaksa 75.000 orang lagi mengungsi ke negara tetangganya, Rwanda dan Uganda, kata satu laporan yang belum lama ini oleh Kantor PBB Urusan Koordinasi Kemanusiaan. Rwanda pada Selasa menyerukan dialog politik antara pemberontak M23 dan pemerintah DRC guna mengakhiri konflik yang berkecamuk di bagian timur wilayah itu. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026