
Mutasi jabatan Pemkot Bukittinggi berlanjut, Wako evaluasi kinerja pegawai

Bukittinggi (ANTARA) - Pemerintah Kota Bukittinggi kembali menggelar mutasi atau penggantian jabatan pegawai. Wali Kota setempat menegaskan terus mengevaluasi kinerja aparatur melayani masyarakat.
"Ini menjadi mutasi beberapa pejabat kali kedua, kita bekerja dengan aturan.
Saya akan evaluasi selama enam bulan," kata Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, Jumat.
Ia menegaskan pejabat baru tidak tertutup kemungkinan kembali berganti posisi sesuai dengan hasil kinerjanya.
"Bisa saja yang sudah diangkat kembali digeser. Itu tergantung evaluasi kinerja. Semua harus profesional," kata Ramlan.
Pelantikan dan sumpah jabatan pejabat baru sebanyak 20 orang dipimpin Ramlan didampingi wakilnya Ibnu Asis di Balai Kota disaksikan ratusan pegawai.
"Mutasi dilakukan agar bagaimana menjadikan organisasi besar pemerintah menjadi kuat dan utuh sesuai dengan harapan memahami visi misi program," kata Wako.
Ia mengungkap proses mutasi dan rotasi jabatan akan dilakukan kembali di 15 hari ke depan.
20 pejabat eselon II, III dan IV yang berganti antaranya Ramli Andrian yang kini menjabat Kepala Dinas Kesehatan.
Johnni menjabat Kepala Disdukcapil dan Emil Achir dilantik sebagai Staff Ahli bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.
Selain itu, terdapat 17 pejabat lainnya, baik untuk jabatan kepala bidang, Kepala sub bagian di sejumlah SKPD dan juga lurah, yang masuk dalam perguliran jabatan era pemerintahan Ramlan Nurmatias Ibnu Asis 2025 – 2030.
Pewarta: Alfatah
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
