Padang (ANTARA) - Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru, Riau, akan terus meluaskan jangkauan layanan haji atau yang lebih dikenal sebagai Arrum Haji kepada masyarakat di Sumatra Barat (Sumbar).
"Layanan Arrum Haji di Sumbar akan terus diperluas karena daerah ini memiliki potensi yang besar," terang Kepala Departemen Dukungan dan Bisnis Pegadaian Kanwil II Pekanbaru Yan Gustian dalam jumpa pers yang digelar di Pekanbaru, pada Kamis.
Ia memaparkan dalam tiga tahun terakhir jumlah nasabah yang mengakses layanan Arrum Haji di Sumbar rata-rata mencapai 800 orang.
Angka ini jauh lebih tinggi jika dibandingkan nasabah di Riau atau Kepulauan Riau yang juga berada di bawah naungan Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru.
Ia menerangkan dengan tingginya angka tersebut maka Pegadaian mengategorikan daerah Sumbar sebagai daerah yang berpotensi tinggi dan perlu digarap secara maksimal.
Yan Gustian menjelaskan layanan Arrum Haji merupakan program khusus milik Pegadaian berupa produk pembiayaan yang berbasis pada aturan syariah.
Layanan ini menggunakan jaminan emas atau Tabungan Emas untuk membiayai pendaftaran haji ke Kementerian Agama sesuai dengan fatwa DSN-MUI.
Adapun Syarat utama dalam program adalah menyerahkan emas 24 karat atau saldo tabungan emas minimal 3,5 gram.
Pihak Pegadaian akan menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat di Sumbar tentang program Arrum Haji supaya bisa diketahui publik secara luas.
Jika mengutip situs resmi Pegadian yaitu pegadaiansyariah.co, diketahui bahwa Arrum Haji memiliki sejumlah keunggulan untuk memberangkatkan masyarakat pergi haji.
Pertama adanya kepastian nomor porsi Haji bagi nasabah, proses mudah, dan emas serta dokumen hakim tersipan aman di Pegadaian.
Kemudian layanan profesional, biaya pemeliharaan barang jaminan terjangkau, dan jaminan emas dapat dipergunakan sebagai pelunasan biaya haji.
