KAI Divre Sumbar siapkan 28.228 tempat duduk selama libur nasional

id Kereta api, libur 17 Agustus, penumpang kereta api

KAI Divre Sumbar siapkan 28.228 tempat duduk selama libur nasional

Kereta api rute Padang-Pariaman melintas di Stasiun Duku di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. ANTARA/Muhammad Zulfikar

Padang (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero Divisi Regional (Divre) II Sumatera Barat (Sumbar) menyiapkan 28.228 tempat duduk atau 7.057 tempat duduk setiap harinya untuk perjalanan kereta api selama periode 15 Agustus hingga 18 Agustus 2025.

"Menyambut libur panjang akhir pekan dan memperingati HUT ke-80 RI, KAI Regional II Sumbar menyiapkan 28.228 tempat duduk selama empat hari," kata Kepala Humas KAI Divre II Sumbar Reza Shahab di Kota Padang, Jumat.

Berdasarkan data sementara per 14 Agustus 2025, sebanyak 4.405 tiket telah terjual. Angka tersebut setara dengan 16 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan KAI. Untuk pemesanan tiket diperkirakan masih akan terus meningkat hingga akhir pekan.

Untuk mempermudah pengguna jasa kereta api, tiket dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI. Penjualan tiket kereta api akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan yaitu H-7 keberangkatan.

"Kami mengingatkan agar pelanggan membeli tiket hanya melalui aplikasi Access by KAI untuk menghindari modus penipuan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," kata Reza, mengimbau.

Ia mengatakan KAI terus berkomitmen untuk meningkatkan layanan angkutan penumpang, baik dari sisi ketepatan waktu, kenyamanan, maupun keselamatan. Termasuk pula menyesuaikan kapasitas dan pola operasi untuk menjawab dinamika kebutuhan mobilitas masyarakat, terutama pada momen-momen dengan permintaan tinggi seperti libur panjang.

"Dengan keandalan jadwal keberangkatan dan kedatangan, KAI memastikan bahwa setiap pelanggan dapat menikmati perjalanan yang aman, tertib dan menyenangkan," katanya.

Pewarta :
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.