17 JPT Solok Selatan ikuti uji kompetensi

id JPT Solok Selatan ,Solok Selatan,Sumbar,Bupati Solok Selatan Khairunas, di Padang Aro

17 JPT Solok Selatan ikuti uji kompetensi

Suasana Musyawarah Nagari Khusus di salah satu nagari di Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar guna membentuk koperasi merah putih di daerah itu. Antara/HO-Disdagnalerkop dan UKM Padang Pariaman 

Padang Aro (ANTARA) - Sebanyak 17 orang pejabat dalam Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) tinggi Pratama di Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mengikuti uji kompetensi dalam rangka job fit penyesuaian kursi jabatan.

Bupati Solok Selatan Khairunas, di Padang Aro, Senin, mengatakan, uji kompetensi ini berkaitan dengan pengisian jabatan eselon dua uji kompetensi ini meliputi evaluasi capaian kinerja dan perencanaan untuk lima tahun ke depan.

"Kita evaluasi teman-teman yang mengisi jabatan tinggi pratama ini apakah target kinerjanya tercapai, kalau tidak apa persoalannya atau sebaliknya, apakah bisa memimpin, cocok atau tidak," katanya.

Seluruh peserta diuji kemampuannya oleh lima orang penilai yang seluruhnya berasal dari profesional dan akademisi. Seperti Sekda Syamsurizaldi, Prof Alfan Miko, yang merupakan Dosen dan Mantan Dekan FISIP Unand, dan Prof Prima Nanda Dosen dan Dekan Fakultas Teknik Unand.

Kemudian juga Dr. Suharizal MM yang adalah Ketua Prodi S2 Ilmu Hukum Universitas Taman Siswa Padang dan Dr Fidel Effendi Dosen dan Ketua STKIP Widyaswara Indonesia.

Sekretaris Daerah Syamsurizaldi yang juga sekaligus sebagai Ketua Pansel Uji Kompetensi ini menyebut bahwa para pejabat yang mengikuti seleksi merupakan pejabat yang sudah menduduki jabatannya lebih dari dua tahun.

"Sebanyak 17 orang pejabat yang ikut diminta untuk mempresentasikan capaian-capaian kinerjanya sejak 2021 hingga 2024 di jabatan tersebut, selain itu juga diminta untuk menyampaikan perencanaan lima tahun ke depan yang juga linier dengan visi dan misi pemerintah, sekaligus sesuai dengan perencanaan dalam RPJMD 2025-2029 yang saat ini tengah disusun," ujarnya.

Hasil dari job fit ini adalah rekomendasi apakah pejabat tersebut cocok dan bisa melanjutkan jabatannya atau tidak.

Selain itu juga ada kemungkinan untuk digeser ke jabatan lain jika sesuai dengan kompetensi dan penilaiannya.

Adapun untuk tujuh jabatan eselon dua yang saat ini masih kosong, Syamsurizaldi menyebut pengisian jabatan ini akan dilaksanakan dengan sistem seleksi terbuka.

Tak hanya itu, ke depan pemerintah juga akan melakukan job fit untuk Sekretaris Daerah yang akan dilaksanakan dengan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Seorang Kepala Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Solok Selatan sedang di uji oleh tim penilai yang terdiri dari akademisi

Pewarta :
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.