Wali Kota Bukittinggi: Layani wisatawan libur lebaran dengan ramah

id Ramlan nurmatias, walikota Bukittinggi, wako Bukittinggi, kota wisata, kota Bukittinggi ,Ramah layani wisatawan

Wali Kota Bukittinggi: Layani wisatawan libur lebaran dengan ramah

Wali Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Ramlan Nurmatias saat diwawancarai di Bukittinggi, Senin (31/3/2025). (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

Kota Bukittinggi (ANTARA) - Wali Kota Bukittinggi Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Ramlan Nurmatias meminta seluruh lapisan masyarakat untuk mengedepankan keramahtamahan terhadap tamu atau wisatawan yang datang ke berkunjung ke daerah itu selama libur Idul Fitri 1446 Hijriah.

"Kepada seluruh masyarakat, pedagang, pelayan hotel, petugas parkir, petugas di objek wisata hingga unsur kepolisian dan lainnya mari layani tamu kita sebaik-baiknya," kata Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias di Bukittinggi, Senin.

Ramlan mewanti-wanti agar tidak ada petugas, pedagang, pelaku wisata, aparat keamanan atau petugas parkir yang menimbulkan kesan negatif terhadap pengunjung karena hal tersebut dapat mencederai muruah Bukittinggi sebagai kota wisata.

"Mari kita menjadi tuan rumah yang baik agar selalu dikenang oleh tamu atau wisatawan yang datang kemari," ajak dia.

Dalam menghadapi libur Lebaran 1446 Hijriah Pemerintah Kota Bukittinggi melakukan sejumlah persiapan terutama membenahi objek-objek wisata salah satunya mengecat Jam Gadang yang merupakan ikon Bukittinggi hingga Provinsi Sumbar.

Selain itu, Pemerintah Kota Bukittinggi juga menata taman kota, lokasi parkir hingga pasar.

"Tujuan itu semua agar wisatawan yang datang berlibur ke Bukittinggi merasa senang, nyaman dan aman," ucap peraih Green Leadership Nirwasita Tantra dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI tahun 2020 tersebut.

Ramlan mengatakan penataan kawasan objek wisata penting dilakukan mengingat sebagian besar pemasukan daerah itu berasal dari kunjungan sektor pariwisata.

Merujuk data dinas pariwisata setempat jumlah kunjungan ke lokasi wisata berbayar di Bukittinggi mencapai 764.640 orang selama 2024.

Kendati demikian, Wali Kota Ke-21 dan Ke-23 Bukittinggi tersebut memahami masih banyak kekurangan pelayanan terutama objek wisata hingga penataan lainnya.

Oleh karena itu, ia berharap adanya masukan dari masyarakat hingga perantau sehingga bisa menjadi bahan evaluasi oleh pemerintah daerah.