Logo Header Antaranews Sumbar

AU Kutuk Upaya Merusak Perdamaian di Mozambik

Kamis, 24 Oktober 2013 09:32 WIB
Image Print

Addis Ababa, (Antara/Xinhua-OANA) - Uni Afrika (AU), Rabu (23/10), menyatakan organisasi regional itu mengutuk setiap upaya yang merusak perdamaian, kestabilan dan pembangunan di Mozambik. Lembaga pan-Afrika tersebut menyatakan Ketua Komisi AU Nkosazana Dlamini-Zuma mengikuti secara seksama perkembangan baru-baru ini di Mozambik. Ketua tersebut sangat prihatin dengan pengumuman yang dikeluarkan oleh Renamo untuk keluar dari Kesepakatan Perdamaian 1992, yang ditandatangani dengan Pemerintah Mozambik. Ia menggaris-bawahi penolakan total AU atas setiap upaya yang merusak kestabilan di Mozambik dan prestasi ekonominya, yang luar biasa, setakat ini, kata Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis. Dlamini-Zuma menegaskan "perlunya bagi semua pihak terkait untuk bertindak dalam semangan penahanan diri dan dialog, untuk memungkinkan Mozambik melanjutkan jalur pertumbuhan dan pembangunannya --yang luar biasa". Ia juga mendesak semua pihak "agar terus mengkonsolidasikan semua lembaga demokratisnya, termasuk keberhasilan penyelenggaraan pemilihan umum damai --yang direncanakan diselenggarakan pada November 2013". Sehubungan dengan itu, ia menyambut baik "komitmen Pemerintah Mozambik untuk mengadakan pembicaraan guna menangani tantangan saat ini, dan menyeru pemimpin Renamo agar menanggapi tawaran ini secara positif dan tanpa syarat". (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026