
Aneka Tambang Raih Juara Umum Ara 2012

Jakarta, (Antara) - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) meraih juara umum dalam ajang "Annual Report Awards" (ARA) 2012 menyisihkan 234 peserta di acara tahunan ini. "PT Aneka Tambang Tbk meraih juara umum ARA 2012. Penilaian itu salah satunya atas kualitas keterbukaan informasi dan penerapan 'good corporate governance' dalam laporan tahunan dengan mengacu pada ketentuan dan pedoman yang berlaku secara nasional maupun internasional," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Nurhaida di Jakarta, Kamis malam. Nurhaida yang juga selaku Ketua Panitia Pengarah ARA 2012 mengemukakan bahwa ARA 2012 mengangkat tema "Transparansi Informasi Sebagai upaya Strategis untuk Mencapai Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan". Sejalan dengan tema itu, lanjut dia, kualitas keterbukaan informasi dalam laporan tahunan diharapkan dapat terus meningkat sehingga menunjang pencapaian pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. "Dengan perbaikan dalam transparansi yang salah satu pilar GCG, akan meningkatkan kesadaran perusahaan untuk menerapkan pengelolaan perusahaan dengan baik serta meningkatkan kesiapan perusahaan di Indonesia untuk bersaing, tidak hanya di lingkup nasional, tetapi juga di kawasan regional dan bahkan secara global," katanya. Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad mengatakan bahwa penyelenggaraan ARA 2012 pada tahun ini merupakan yang pertama kalinya diadakan oleh OJK. "Diharapkan kredibilitas ARA semakin baik ke depannya. Saya percaya penerapan GCG akan baik untuk jangka panjang," ujar dia. Ia mengharapkan perusahaan Indonesia dalam penerapan GCG diakui di kawasan ASEAN, dengan demikian fundamental perusahaan akan dinilai positif. "Jadi tetap fokus terhadap perbaikan fundamental," katanya. Peraih ARA 2012 di setiap kategori, BUMN Non Keuangan "non listed" diraih PT Perkebunan Nusantara XIII, Private Non Keuangan "non listed" diraih PT Indonesia Power, BUMN Non Keuangan "listed" diraih PT Aneka Tambang Tbk, Private Non Keuangan "listed" diraih PT Pupuk Kalimantan Timur. Kemudian, BUMN Keuangan "listed" diraih PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, Private Keuangan "listed" diraih PT Bank CIMB Niaga Tbk, BUMN Keuangan "non listed" diraih PT Asuransi Jasa Indonesia, Private Keuangan "non listed" diraih Bank Syariah Mandiri, BUMD "listed" diraih PT Bank DKI, dan BUMD "non listed" PT Bank Jateng. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
