
Reno Fernandes: Badko HMI Diharapkan Tetap Independen

Padang, (Antara) - Mantan Ketua Badko HMI Sumatera Barat Reno Fernandes mengharapkan pengurus baru Badan Koordinator Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sumatera Barat periode 2013-2014 untuk tetap mampu mempertegas makna independensi HMI dalam menjaga keutuhan NKRI. Sebab HMI merupakan organisasi mahasiswa yang berdiri 66 tahun lalu yang didirikan dengan tujuan keummatan dan kebangsaan, sehingga untuk mencapai tujuan tersebut setiap kader HMI secara organisatoris harus mempunyai sifat independensi dan bertindak secara kebenaran, katanya di Padang, Jumat. Menurut Reno, tantangan HMI untuk tetap bersifat independen sangat diuji terutama dalam menyambut pesta demokrasi 2014. Karena independensi HMI mendapat tantangan yang sangat besar yang dapat menimbulkan konflik di internal HMI, sejalan dengan adanya keinginan setiap partai politik atau pun calon perseorangan atau pasangan yang bertarung pada pesta demokrasi untuk memanfaatkan HMI.Untuk itu pengurus Badko HMI Sumbar periode 2012-2014 yang dinakhodai Puli Andri diharapkan dapat tetap mempertahankan independensi HMI dan mampu menjaga keutuhan NKRI, meskipun banyak tantangan yang akan dihadapi, terlebih dalam rangka melewati tahun politik yakni tahun 2014 yang akan datang, harapnya. Lebih lanjut Reno menuturkan, Ketum Badko HMI Sumbar periode 2013-2014 yang baru, Puli Andri sebelumnya merupakan Ketua Bidang Pembinaan Badko HMI Sumbar periode 2010-2013 dan pernah menjabat sebagai Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cabang Batu Sangkar, sehingga sudah tidak diragukan lagi kredibilitasnya untuk mengembangkan HMI bagi secara internal maupun eksternal. Dalam Musda Badko HMI Sumbar yang digelar di aula UPTD BPKB Kota Pariaman pada 26 hingga 29 September 2013 lalu, turut hadir Sekjend PB HMI Mulyadi P Tamsir, pengamat politik Raden Nuh, Presedium KAHMI Sumbar Basrizal Dt. Rangkayo Basa, Sejarahwan Unand Hary Efendi Iskandar, serta beberapa tokoh HMI lainnya (stn)
Pewarta: Inter
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
