
Laga Internasional ke-100 Abou Bagi Mesir

Johannesburg, (Antara/AFP) - Pemain tengah Mesir Mohamed Abou Trika merayakan penampilan ke-100 dalam laga internasional bersama timmnas, dengan mencetak gol dan membangun serangan untuk tiga gol lain dalam kemenangan 4-2 pada laga penyisihan Piala Dunia melawan 10 pemain Guinea, Selasa malam waktu setempat. Hasil pertandingan Grup H itu membuat tim tersebut memiliki catatan kemenangan 100 persen dalam memburu tempat ke babak final Piala Dunia, sejak maju ke final pada 1990 di Italia. Abou Trika merupakan pemain kesembilan Mesir yang bermain (cap) 100 kali sedangkan rekan senegaranya Ahmed Hassan menyandang rekor bermain dalam timnas sebanyak 184 kali. Mesir kini mengantongi 18 poin, Guinea 10, Mozambik tiga dan Zimbabwe dua, pada babak penyisihan yang didominasi sejak awal hingga akhir oleh tim juara tujuh kali Afrika itu. Hasil pertandingan di Kairo pada 16 September akan menentukan siapa yang akan dihadapi Mesir pada dua laga "playoff" Oktober dan November, di mana pemenangnya akan mendapat tempat pada babak final Piala Dunia 2014 di Brazil. Karena alasan khawatir dengan kondisi politik yang tidak menentu serta sensitifnya keamanan di Mesir, pertandingan akan diadakan di El-Gouna -- jauh dari tempat yang populer dengan sepak bola di Kairo dan Iskandariya. Itu untuk pertama kali tim "Pharaohs" itu bermain di kawasan olah raga perairan Laut Merah, sekitar 450Km arah Timurlaut ibu kota Mesir, Kairo. Stadion dengan kapasitas 12.000 penonton sebelumnya juga digunakan untuk pertandingan klub Afrika antara Al-Ahly dan Zamalek. Mesir mengawali permainan dengan memprihatinkan, ketika laga baru baru perlangsung empat menit, ketika kecolongan satu gol karena Adam El Abd dari klub divisi dua Inggris Brighton melakukan gol bunuh diri. Kesalahfahaman antara El Abd dan penjaga gawang Sherif Ekrami membuat lahir bonus bagi Guinea, dalam usaha mereka membalas dendam atas kekalahan kandang 2-3 tahun lalu. Tim tuan rumah beberapa kali melakukan tekanan dan nyaris menyamakan kedudukan pada pertengahan permainan, ketika penjaga gawangNaby Yattara mendapat cobaan dari tendangan bebas Shikabala, tetapi ia dapat menepis si kulit bundar. Ibrahima Bangoura mendapatkan peluang lima menit kemudian, tetapi tendangannya tepat mengarah ke tangan penjaga gawang. Mesir menyamakan kedudukan tujuh menit sebelum turun minum, ketika Hossam Ghaly melayangkan bola ke dalam gawang, dengan memanfaatkan bola liar hasil tendangan bebas Aou Trika yang lepas dari tangan penjaga gawang. Pada awal babak kedua, kapten Guinea Kamil Zayatte mendapat hukuman kartu merah karena menahan bola yang mengarah ke gawang dengan menggunakan tangannya, kemudian Abou Trika menyelesaikan tugasnya dari titik putih. Namun 10 pemain Guinea kembali menekan lawan enam menit kemudian ketika Seydouba Soumah menundukkan El Abd sehingga bola menjalar ke dalam mulut gawang. Yattara mengamankan tendangan Shikabala sedangkan pemain pengganti Guinea Mohamed Yattara nyaris membuahkan hasil tapi ia berada dalam posisi "offside". Mesir kembali mendapat angka tujuh menit menjelang akhir permainan dan Abou Trika lagi-lagi memegang peranan, ketika mengirim bola kepada Mohamed Salah, yang berhasil memperdaya penjaga gawang lawannya. Abou Trika seperti tidak ada lelahnya, ketika membangun serangan dan memberi peluang kepada Amr Zaki untuk menambah angka mereka,setelah sebelumnya bola mental dari Mohamed Sakho. Pemuncak Grup H Aljazair mengalahkan Mali 1-0 pada pertandingan lainnya. Striker kelahiran Kroasia, El Arabi Soudani, merupakan pahlawan timnya pada laga di Blida, di kawasan Baratdaya Algiers, ketika mencetak gol untuk tim "Desert Foxes" itu enam menit setelah turun minum. Burkina Faso, Kamerun, Cape Verde Islands, Ethiopia, Ghana, Pantai Gading, Nigeria dan Senegal merupakan tim puncak grup lain dan maju ke babak "playoff". (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
