Logo Header Antaranews Sumbar

Dolar Lebih Tinggi Terhadap Yen

Selasa, 3 September 2013 16:18 WIB
Image Print

Tokyo, (Antara/AFP) - Kurs dolar menguat terhadap yen- tempat berlindung yang aman ("safe-haven") di perdagangan Asia pada Selasa, karena meningkatnya sentimen pengambilan risiko di tengah meredanya kekhawatiran serangan militer atas Suriah dan data ekonomi lebih baik. Dolar naik menjadi 99,44 yen di perdagangan Asia Selaa siang dari 99,34 yen di London pada Senin sore dan di kisaran 98 yen di Tokyo pada Senin. "Pasar belum sepenuhnya berubah ke mode risiko, namun pasangan (dolar-yen) kemungkinan akan mempertahankan momentum kemarin," kata Osao Iizuka, kepala perdagangan valas di Sumitomo Mitsui Trust Bank. Dolar "tampak kuat" terhadap yen tetapi sisi tertingginya bisa dibatasi pada tingkat 100 sebelum data lapangan pekerjaan AS dirilis pada Jumat (6/9) dan lebih banyak eksportir Jepang menjual dolar, katanya kepada Dow Jones Newswires. Euro berpindah tangan pada 1,3187 dolar, dibandingkan 1,3193 dolar di perdagangan Eropa, sementara mata uang tunggal pada posisi 131,13 yen terhadap 131,07 yen di Eropa. Pasar keuangan AS ditutup pada Senin untuk liburan Hari Buruh federal. National Australia Bank mengatakan meningkatnya sentimen karena data manufaktur positif China yang dirilis pada akhir pekan "tumpah ke pasar Eropa pada Senin" ketika rilis data untuk negara-negara zona euro membaik. Sebuah survei pada Senin menunjukkan aktivitas manufaktur zona euro mencapai tertinggi 26 bulan pada Agustus, memperkuat data baru lainnya yang menunjukkan blok itu sudah keluar dari resesi yang mendalam. Potensi pembalasan terhadap Suriah atas dugaan penggunaan senjata kimia terhadap warga sipil adalah "sebagai pemicu untuk minggu ini," bank Australia menambahkan dalam catatannya. Presiden AS Barack Obama mengatakan dia akan mencari dukungan bagi aksi militer di Suriah dari Kongres, yang akan kembali dari reses pada Senin pekan depan. Dolar menguat menjadi 66,77 rupee India dari 65,78 Senin sore , sedangkan terhadap rupiah di posisi Rp11.035 dari Rp10.943 dan 44.30 peso Filipina dari 44,19 peso . Dolar turun tipis ke 1.095 won Korea Selatan dari 1.101 won, dolar Singapura 1,2722 dari 1,2737, untuk dolar Taiwan 29,75 dari 29,77 dan 32,01 baht Thailand dari 32,11 baht . Dolar Australia menguat ke 90,36 sen AS dari 89,68 sen setelah Bank sentral mempertahankan suku bunga tidak berubah. Yuan China naik menjadi 16,22 yen dari 16,10 yen. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026