
Tersangka Pembom Dibunuh Polisi di Maguindanao

Kidapawan City, (Antara/PNA-0ANA) - Seorang tersangka anggota perekrut pemboman tewas saat rekannya ditangkap dalam sebuah operasi polisi di Datu Paglas, Maguindanao Jumat. Kepala Inspektur Noel Delos Reyes, direktur polisi regional di Wilayah Otonomi Mindanao Muslim (ARMM), mengutip laporan Direktur Kepolisian Provinsi Maguindanao Inspektur Senior Rodelio Jocson, mengidentifikasi tersangka yang dibunuh sebagai Nadzir Pakasi Mongkas. Tersangka yang ditangkap adalah Rahib Pelandoc Guialudin alias "Jerome Guialadin" dan alias "Candao." Polisi mengatakan Guialudin dan Mongkas diduga kelompok perekrut bom yang beroperasi di Maguindanao. Operasi itu dilakukan oleh unsur-unsur kepolisian Maguindanao, Angkatan Darat dan Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Nasional Filipina (CIDG-ARMM) dan CIDG-11, yang semua anggota CIDG "Oplan Salikop" menargetkan kelompok-kelompok kejahatan terorganisir di negara itu. Para petugas menangkap dan juga menyita perlengkapan pembuatan bom dari tersangka yang juga menghasilkan tiga unit senjata bareta kaliber-50, satu senapan M-16 Armalite, satu senapan mesin ringan Ultimax, dua pistol kaliber-.45, dua senjata magazin kosong untuk senapan Armalite, kotak-kotak jam alarm, dan satu set lengkap alat peledak rakitan. Kedua tersangka berada di dalam satu mobil multicab (MEH-388) yang diduga milik Montasser Amulan di Barangay (desa) Malala, Datu Paglas, Maguindanao ketika para penegak hukum ditandai mereka turun di sepanjang bagian jalan raya Tacurong City-Cotabato Utara. Guialudin diduga anggota Kelompok Tamengkog, yang diyakini terlibat dalam kegiatan pembuatan bom dan pistol. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
