Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkab Buru: Penas Tani ajang berbagi ilmu dan teknologi pertanian

Minggu, 11 Juni 2023 11:21 WIB
Image Print
Pembukaan Penas Tani KTNA 2023 di Kota Padang Sumatera Barat. ANTARA/HO-Pemkab Buru.

Padang (ANTARA) - Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buru, Provinsi Maluku Temok Karyadi mengatakan Pekan Nasional (Penas) Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVI dapat menjadi ajang berbagi ilmu dan teknologi pertanian.

"Kedatangannya bersama rombongan dan sejumlah petani adalah untuk melihat berbagai macam temuan dan hasil kajian, termasuk temuan teknologi di bidang pertanian," kata dia saat menghadiri Penas KTNA XVI yang diselenggarakan di Padang, Sumatera Barat Minggu.

Menurut dia, temuan ataupun hasil kajian, baik dari petani maupun dari litbang terkait upaya pengembangan bidang pertanian akan dipelajari dan dibawa ke Buru.

Ia menjelaskan Kabupaten Buru merupakan sentra pertanian dan pangan yang mampu menopang kebutuhan warga serta kebutuhan daerah lain di Provinsi Maluku.

Saat ini Kabupaten Buru memiliki luas tanam padi dengan luas tambah tanam (LTT) sekitar 14 ribu hektare dan luas lahan sebesar 5.600 hektare dengan prediksi dua hingga tiga kali tanam setahun dengan target luas tanam 14 ribu.

Ia menambahkan dengan kondisi tersebut, Kabupaten Buru merupakan wilayah yang surplus beras, sehingga kita bisa memenuhi kebutuhan daerah lain.

Selain itu sebagai sentra pangan, Buru juga merupakan wilayah penghasil cabai, sekaligus penyuplai untuk kabupaten lain di Provinsi Maluku.

Menurut dia, kekurangan hasil pertanian termasuk cabai di beberapa wilayah sangat terbantu dengan hasil dari Buru, sehingga kita ikut menekan angka inflasi daerah.

"Selain beras dan cabai, Kabupaten Buru juga penghasil daging, dimana berhasil mengembangkan berbagai varietas sapi unggul seperti sapi Limosin dan Madura, melalui program Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri (Sikomandan).



Pewarta:
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026