
Usai IPO Saham Assa Naik 12,82 Persen

Jakarta, (ANTARA) - Saham perusahaan solusi jasa transportasi, PT Adi Sarana Armada Tbk, dalam pencatatan saham perdananya Senin dibuka naik 12,82 persen menjadi Rp440 per saham dari harga penawaran awal sebesar Rp390 per saham. Pada perdagangan sesi pertama Senin, harga saham emiten berkode ASSA ini mencatat level tertinggi di Rp460 dan terendah Rp420 per saham. Perseroan menjadi emiten ke-21 sepanjang 2012 ini yang mencatatkan saham perdananya pada papan pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham ASSA, kata Direktur Utama PT Buana Capital, Benny Setiabrata, di Jakarta, Senin. Benny yang juga selaku penjamin pelaksana emisi perseroan, mengatakan dalam aksi korporasi ini perseroan melepas sebanyak-banyaknya 1,36 miliar lembar saham atau setara 40,03 persen dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum. "Total dana yang diperoleh melalui IPO ini mencapai Rp530,4 miliar," katanya di sela pencatatan saham perdana perseroan di Bursa Efek Indonesia Jakarta. Dana dana hasil IPO ini, sekitar 58 persen akan digunakan untuk penambahan armada atau kendaraan baru, sekitar 32 persen untuk pembayaran pinjaman perbankan dan sisanya 10 persen untuk pengembangan infrastruktur dan jaringan usaha ASSA. Presiden Direktur ASSA, Prodjo Sunarjanto, menjelaskan peluang meningkatnya kebutuhan akan kendaraan operasional korporasi yang sangat tinggi memiliki peluang yang cerah, apalagi ditopang oleh perekonomian Indonesia yang semakin membaik. Ia mencontohkan bahwa satu bank saja saat ini bisa memiliki 700-800 mobil untuk operasional di seluruh Indonesia. Adapun penjamin pelaksana emisi efek dalam pelaksanaan IPO ini adalah PT Bahana Securities dan PT Buana Capital. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
