
Hagel: AS Tetap Pertahankan Hubungan Militer dengan Mesir

Washington, (Antara/AFP) - Amerika Serikat akan mempertahankan hubungan militernya dengan Mesir tetapi aksi kekerasan oleh militer dapat membahayakan hubungan itu, kata Menteri Pertahanan Chuck Hagel kepada panglima militer negara itu, Kamis. Hagel mengatakan ia telah menelepon Jenderal Abdel Fattah al-Sisi,menteri pertahanan Mesir dan tokoh utama dalam pemerintah sementara untuk menyatakan kecemasan AS setelah tindakan keras yang kejam terhadap para pendukung mantan presiden Mohamed Moursi. Departemen Pertahanan akan tetap mempertahankan hubungan militer dengan Mesir, tetapi saya menegaskan bahwa aksi kekerasan dan tindakan yang tidak layak bagi rekonsiliasi adalah unsur-unsur penting dari kerja sama pertahanan yang telah lama terjalin menghadapi bahaya," kata Hagel. Peringatan Hagel itu diberikan setelah pengumuman sebelumnya dari Presiden Barack Obama yang membatalkan pelatihan militer gabungan yang menurut rencana akan diselenggarakan bulan depan karena tindakan keras militer Mesir, Rabu yang menyebabkan ratusan pemrotes tewas. "Sejak krisis sekarang ini dimulai, AS telah menegaskan bahwa pemerintah Mesir harus menahan diri dari tindakan keras, menghormati kebebasan berkumpul, dan mengusahakan satu transisi politik," kata Hagel. "Perkembangan-perkembangan sekarang,termasuk aksi kekerasan yang mengakibatkan ratusan orang tewas di seluruh negara itu,merusak prinsip-prinsip itu." Karena hubungan militer yang telah berlangsung puluhan tahun dengan militer, Hagel menjadi saluran utama pemerintah Obama bagi komunikasi dengan Kairo saat krisis meluas. Pemimpin Pentagon itu telah melakukan lebih dari 15 percakapan melalui telepon dengan Sisi sejak 2 Juli , sehari sebelum kudeta militer yang menggulingkan presiden terpilih Mohamed Moursi. "Dalam percakaan saya dengan Menteri Al-Sisi, saya menegaskan kembali bahwa AS tetap siap bekerja sama dengan semua pihak untuk membantu tercapainya satu perdamaian," tambah Hagel. Para pengamat pembela hak asas manusia dan beberapa anggota Kongres mengecam pemerintah Obama karena tidak melakukan tindakan lebih keras, mendesak penghentian bantuan kepada Kairo. Tetapi juru bicara Pentagon George Little menegaskan bahwa pembatalan pelatihan militer itu menandakan satu "tanda jelas kepada pihak berwenang Mesir bahwa kami sangat prihatin atas kejadian di negara itu sekarang." (*/wij)
Pewarta: Antara TV
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026
