Logo Header Antaranews Sumbar

ASDP Merak Larang Truk Masuk Pelabuhan

Minggu, 4 Agustus 2013 11:03 WIB
Image Print
Ilustrasi. (Antara)

Merak, (Antara) - PT Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Merak melarang angkutan truk non-sembako memasuki pelabuhan guna mempermudah kelancaraan arus mudik Lebaran 2013. "Pemberlakuan larangan truk itu pada H-4 atau hari ini sampai H+4," kata Humas ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Mario Sardadi Oetomo di Merak, Minggu. Ia mengatakan, diprediksikan puncak arus mudik penyeberangan Merak-Bakauheni terjadi pada H-4 karena seluruh perusahaan swasta dan negeri sudah memasuki liburan Idul Fitri. Saat ini, pergerakan penumpang pejalan kaki maupun penumpang di atas kendaraan terus melonjak sejak dinihari. Bahkan, areal parkir di Dermaga Pelabuhan Merak dipadati kendaraan pribadi dan sepeda motor. Karena itu, pihaknya melarang angkutan truk non sembako melintasi Dermaga Pelabuhan Merak untuk mengatasi antrean kendaraan tersebut. Selama ini, ujar dia, kondisi penyeberangan Merak-Bakauheni berjalan lancar, meski terjadi kepadatan kendaraan. "Kami berharap para sopir mobil pribadi diminta tertib mengantre untuk kelancaran penyeberangan ke atas kapal," katanya. Ia menyebutkan, berdasarkan data penumpang pejalan kaki maupun penumpang di atas kendaraan pada H-5 sudah diseberangkan sebanyak 46.309 orang. Sedangkan, kendaraan terdiri dari mobil pribadi, sepeda motor, bus dan truk sebanyak 8.581 unit. Kemungkinan pada H-4 nanti jumlah penumpang dan kendaraan terjadi kenaikan. "Kami bisa mengetahui jumlah penumpang dan kendaraan pada H-4 pada pukul 20.00 WIB," katanya. Menurut dia, PT ASDP Merak mengoperasikan kapal sebanyak 28 armada sehingga perjalanan penyeberangan mencapai 90 trip. "Dengan beroperasinya 28 kapal itu tentu bisa teratasi penumpukan penumpang dan antrean kendaraan," katanya. Selain itu, kata dia, kegiatan bongkar muat kapal yang bersandar di Pelabuhan Merak antara 40 sampai 60 menit bisa diberangkatkan. Kegiatan bongkar muat terpaksa dipercepat guna menghindari antrean kendaraan maupun penumpukan penumpang. Namun demikian, selama ini arus mudik Lebaran di Pelabuhan Merak relatif normal meski terjadi kepadatan angkutan pribadi. "Kami akan mengalihkan angkutan truk ke Pelabuhan Indah Kiat Merak untuk sementara sebelum dibuka kembali," katanya. Berdasarkan di lapangan ribuan angkutan truk yang hendak menuju Pulau Sumatera memadati ruas jalan Cikuasa Atas akibat pelarangan tersebut. "Kami sangat memahami pelarangan angkutan truk memasuki lintasan Dermaga Pelabuhan Merak untuk kelancaran arus mudik itu," kata Sueb, seorang sopir truk yang hendak menuju Jambi. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026