Logo Header Antaranews Sumbar

Ormas Islam Minta Pemerintah Aktif Terkait Mesir

Senin, 29 Juli 2013 16:54 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Sejumlah ormas Islam meminta agar Pemerintah Indonesia berperan aktif terkait dengan apa yang terjadi di Mesir. "Kami meminta pemerintah tidak hanya sekedar memberi pernyataan, tetapi berperan aktif. Banyak langkah-langkah kreatif yang bisa dilakukan pemerintah," ujar Sekjen Majelis Intelektual Ulama Indonesia Bachtiar Nasir usai konferensi pers pernyataan sikap ormas di Jakarta, Senin. Ia menambahkan Indonesia dan Mesir mempunyai kedekatan sejarah. Mesir adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. "Presiden jangan hanya membuat pernyataan melalui jubir ataupun yang lainnya. Banyak langkah yang bisa diambil," terang dia. Menurut dia, pemerintah bisa mendesak Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa agar turun tangan menyelesaikan konflik Mesir. Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan sejumlah Ormas Islam mengecam kekerasan oleh militer yang terjadi di Mesir. Ormas-ormas Islam tersebut juga mendesak ditegakkannya hukum dan demokrasi dengan mengembalikan Muhammad Mursi menjadi Presiden Mesir karena terpilih secara demokratis. "Kemudian kami meminta agar OKI, PBB maupun masyarakat internasional untuk tidak mengakui kudeta ilegal yang dilakukan oleh militer." Ormas-ormas Islam tersebut juga mengutuk Amerika Serikat dan Israel yang mendukung kudeta ilegal itu. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026