
Wejangan Wabup Pesisir Selatan saat Temu IKM
Selasa, 2 Agustus 2022 12:17 WIB

Painan (ANTARA) -
Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat Rudi Hariyansyah memberikan wejangan pada pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di daerah itu.
Menurut Wabup dalam konteks bisnis ada istilah resiko kecil, untung kecil dan resiko besar, untung pun besar. Artinya, resiko dan keuntungan sangat berkorelasi atau istilah lain berbanding lurus.
"Hanya siapa memulai akan menikmati dan yang tidak memulai tidak akan menikmati," ungkap Wabup dalam sambutannya ketika membuka acara Temu Pelaku IKM 2022 di Painan.
Acara yang diinisiasi Dinas Perdagangan dan Transmigrasi beserta Forum IKM itu turut dihadiri Ketua TP-PKK Pesisir Selatan Titi Rusma Yul Anwar dan Ketua GOW Ika Rudi Hariyansyah dan Pimpinan Cabang Bank Nagari Painan Helfi Yanrika.
Selain itu anggota DPRD Ikal Jonaidi yang juga founder Diurian Mandeh, Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Yozki Wandri. Temu bisnis juga dihadiri ratusan pelaku IKM di Pesisir Selatan.
Wabup melanjutkan, karena itu jangan takut untuk memulai, karena kegagalan adalah sesuatu yang biasa dalam dunia usaha. Tidak ada pengusaha sukses tanpa kegagalan.
Jatuh bangun adalah dinamika berusaha. Khusus untuk ranah industri, hal prinsip yang tidak boleh diabaikan untuk dapat tumbuh besar adalah standar produk yang dihasilkan.
Wabup mencontohkan ketika dirinya berada di Kimia Farma ada moto 'kerjakan apa yang tertulis dan tulis apa yang dikerjakan,' yang tujuannya adalah guna peningkatan kualitas produk.
"Tanpa ada standar dan ukuran yang jelas terkait produk yang dihasilkan," terang Wabup.
Ketika produk telah memiliki standar yang jelas, semua akan bisa dilakukan. Selama ini standar merupakan salah satu kendala bagi produk kita bekerjasama dengan pihak ketiga.
Sebagai contoh, rendang. Masakan khas Minang itu memiliki rasa yang selalu beda antara satu dengan yang lain dan hanya tergantung tukang masaknya, sehingga tidak ada standar yang jelas.
Meski begitu pemerintah kabupaten tetap berkomitmen terkait tumbuh kembang IKM di Pesisir Selatan, sehingga bisa naik kelas, dari skala mikro menjadi kecil. Dari kecil ke menengah dan besar.
Karena itu kata Wabup dirinya berharap ada perubahan cara fikir dari pelaku IKM Pesisir Selatan, sehingga bisa naik kelas. Tidak mikro selamanya, tidak kecil saja, tidak terjebak di skala menengah.
Pemerintah kabupaten telah menyiapkan industri pengolahan, utamanya berbasis pangan sebagai basis menuju kemandirian ekonomi daerah dan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sebab Pesisir Selatan memiliki kelimpahan produksi bahan pangan yang selama ini hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, sehingga petani tidak menikmati nilai tambah dari produksi pertaniannya.
"Kami pemerintah kabupaten juga telah menyiapkan kawasan-kawasan sentra industri sesuai potensi tiap-tiap kecamatan,' jelas Wabup.
Pewarta: Teddy Setiawan
Editor: Maswandi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
