
KKP salurkan bantuan kapal bagi Komunitas Konservasi di Padang
Rabu, 15 Juni 2022 19:17 WIB

Padang (ANTARA) -
Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Dirjen Pengelolaan Ruang Laut menyalurkan bantuan kapal long boat fiber untuk Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (Kompak) Peduli Pulau Pandan Lestari (P3L) yang ada di Kota Padang Sumatera Barat.
Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Viktor Gustaf Manoppo saat memberikan sambutan secara daring di Padang, mengatakan dalam melakukan konservasi tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja namun harus melibatkan masyarakat setempat.
"Kendala yang ada dalam melakukan konservasi akan dapat ditanggulangi dengan melibatkan masyarakat dalam menjaga dan mengoptimalkan kawasan konservasi untuk kesejahteraan masyarakat," kata dia.
Ia mengatakan sejak 2015 hingga 2021, secara keseluruhan Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menyalurkan bantuan mencapai Rp1,5 miliar untuk daerah konservasi yang ada di Sumbar.
"Bantuan itu terus berjalan setiap tahunnya hingga tahun ketujuh ini. Setiap tahun ada dua kelompok yang mendapatkan bantuan sebesar Rp200 juta," kata dia.
Penyerahan bantuan secara simbolis diserahkan Kepala Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (LKKPN) Pekanbaru kepada Ketua Kompak Peduli Pulau Pandan Lestari, Haynes Ade.
Kepala LKKPN Pekanbaru, Fajar Kurniawan mengatakan bantuan ini terdiri dari kapal dengan mesin 15 PK ditambah tenda dom kapasitas 6 orang dan jaket pelambung dengan nilai total Rp99.699.645.
Menurut dia Pulau Pandan memiliki potensi wisata dan pesona bawah laut yang menjadi daya tarik alami dan selaku pengelola Pulau Pandan telah membentuk Pokmas yang berperan akid dalam memanfaatkan Taman Wisata Pulau di Pulau Pieh.
"Pengelolaan dan pemanfaatan tentu memiliki pengaruh terhadap lingkungan hidup dan biota laut agar tetap terjaga," kata dia.
Bantuan ini memberikan manfaat agar pemberdayaan potensi alami dan sejarah untuk destinasi berupa kunjungan pariwisata ke Pulau Pandan semakin dilirik wisatawan.
"Kapal ini juga membantu mengenalkan keindahan dan potensi alam Pulau Pandan yang memiliki Taman Wisata Pulau (TWP) yang berada di Pulau Pieh.
Selain bantuan, pihaknya terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat setempat dalam menjaga lingkungan hidup dan biota laut yang ada di sana.
Ia mengatakan untuk kawasan konservasi di Sumbar ada delapan titik, namun yang dikelola langsung oleh pusat ada satu titik di Pulau Pieh ini dan tujuh lainnya dikelola Pemerintah Provinsi.
"Kita lakukan pembinaan secara berkelanjutan agar masyarakat setempat dapat ikut menjaga potensi alam yang ada di sana," kata dia.
Ketua Kompak Peduli Pulau Pandan Lestari, Haynes Ade mengucapkan terima kasih atas bantuan yang memang diusulkan oleh kelompok konservasi.
"Kapal dan mesin akan digunakan untuk patroli dan mendukung potensi wisata yang ada. Kami akan berupaya menjadi dan memanfaatkan bantuan ini sesuai yang diharapkan pemerintah," kata dia.
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Maswandi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
