Logo Header Antaranews Sumbar

PM Spanyol Dukung Mantan Bendahara Partai Terpenjara

Minggu, 14 Juli 2013 23:12 WIB
Image Print

Madrid, (Antara/Reuters) - Perdana Menteri Spanyol MarianoRajoy mengirim pesan tertulis sebagai bentuk dukungan terhadap mantan bendahara partainya hingga dua bulan setelah skandal korupsi, yang melibatkan pemimpin Partai Rakyat (PP), diketahui publik, kata suratkabar "El Mundo" pada Minggu. Luis Barcenas, yang dipenjara pada bulan lalu dan bersaksi di pengadilan pada Senin, menjadi duri dalam daging bagi Rajoy selaku perdana menteri, yang mencoba mengubah citra Spanyol, yang terdampak resesi dan meyakinkan investor bahwa pemulihan sedang berlangsung. Pemerintahannya membantah anggotanya menerima pembayaran ilegaldari dana tertentu yang dijalankan oleh Barcenas, yang mengatakan jika fotokopi pembayaran akan ditampilkan dalam buku yang diterbitkan oleh El Pais pada bulan Januari. Barcenas memberikan wawancara ke "El Mundo" pada pekan lalu dan menyerahkan lebih dari apa yang dia katakan sebagai buku asli yang merinci pembayaran kepada para pejabat partai, termasuk Rajoy. Pesan tertulis Rajoy membuat posisinya terlihat sangat dekat dengan Barcenas, yang dituduh melakukan penggelapan pajak, penyuapan dan kejahatan lainnya. Rajoy bahkan telah menghindari menyebut nama Barcenas di depan umum dan menggunakan suara mayoritasnya di parlemen untuk menghindari kemunculannya sebelum politisi oposisi membahas mengenai tuduhan korupsi pekan lalu. "Luis, tidak ada yang mudah, namun kami akan melakukan apa yang kami bisa. Cheer up," tulis salah satu pesan yang berasal dari tahun 2012 itu. Pada bulan Januari tahun ini, ketika tuduhan tersebut muncul,Rajoy mengirim pesan kepada Barcenas yang berbunyi, "Luis, saya mengerti. Tetap kuat. Saya akan meneleponmu besok. Sebuah pelukan." Seorang juru bicara untuk Rajoy menolak untuk mengomentari laporan tersebut. Skandal itu telah membuat marah Spanyol dan, meskipun para analisragu kasus itu akan menggulingkan Rajoy, dukungan untuk PP telah anjlok sejak pemilihan umum November 2011. Sebuah pesan tertulis tertanggal 14 Maret menunjukkan jika Barcenas siap untuk melepaskan diri dari partai. "Mariano, perilaku dua pengacara partai sore ini memalukan," tulisnya, menurut El Mundo. "Anda harus tahu apa yang Anda semua lakukan tapi saya sekarang dibebaskan dari komitmen apapun kepada Anda dan partai, "kata pesan tersebut. Sebuah skandal korupsi di Provinsi Andalusia telah menghantam pihak oposisi Sosialis dan bersamaan dengan lambatnya sistem hukum Spanyol telah membantu PP keluar dari tuduhan sejauh ini. (*/wij)



Pewarta:
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026