
Pemprov Sumbar Minta Pertamina Selesaikan Polemik Sopir

Padang, (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, meminta mesti menyegerakan penyelesaian polemik sopir yang terjadi di terminal Pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamina di Teluk Kabung Padang. Hal disampaikan Sekretaris Daerah Sumbar, Ali Asmar di Padang, Rabu, menyikapi aksi para sopir dua di terminal atau Depot pengisian BBM Teluk Kabung Padang. Ratusan sopir dua truk tangki pengangkut BBM menggelar aksi unjuk rasa pada Selasa (6/11) di depan gerbang terminal pengisian BBM tersebut, terkait tuntutan agar kembali dipekerjakan. Menurut Sekda, jika dibiarkan berlarut-larut masalahnya dan tak dapat tangki pengangkut BBM merapat ke terminal tersebut, tentu dapat mengganggu pengisian SPBU di provinsi itu. Selain itu, dampaknya akan berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat kalau persediaan bahan bakar sulit diperoleh masyarakat, baik jenis solar, bensin, pertamax maupun minyak tanah. "Kita sudah minta pihak Pertamina untuk menyampaikan perkembangan terakhir atas persoalan kepada Gubernur Sumbar, dan mencari jalan keluar lebih tepat," ujarnya. Kejadian masyarakat yang menggelar unjuk rasa dari laporan yang diperoleh sementara Pemprov Sumbar, akibat upaya penertiban yang dilakukan pihak PT. Pertamina. Namun, karena bagi sopir kehilangan pekerjaan dan mereka butuh makan, akibatnya menimbulkan gejolak. Sementara itu, bagi Pertamina, tentu tetap mencegah agar bebas gangguan-gangguan dan risiko kebarakan sebagai pengamanan. Hasil pantauan di lapangan, pada Rabu (7/11) masih ditemukan SPBU di wilayah Kota Padang, yang kehabisan stok bahan bakar jenis premiun di antaranya SPBU jalan Veteran sampai pukul 17.00 WIB belum masuk pasokan. Sebagian SPBU yang lainnya terjadi kekosongan stok jenis premiun dari pagi hingga siang, baru ada pasokan. Sebelumnya Asisten Manager External Regional I Wilayah Sumatera Bagian Utara PT Pertamina, Fitri Erika ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya mengupayakan mengalihkan suplai dari depot terdekat, seperti Provinsi Riau. Menurut dia, Depot PT Pertamina di Bungus Teluk Kabung akan dioperasikan kembali setelah kondisi sudah kondusif, karena ada fasilitas mengalami kerusakan.(sir/wij)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
