
Kemenhub Serahkan Pengoperasian Dua KA Bantu Lebaran

Jakarta, (Antara) - Kementerian Perhubungan telah menyerahkan pengoperasian dua rangkaian kereta api ekonomi AC untuk membantu angkutan lebaran tahun ini. "Penyerahan pengoperasian kereta kelas ekonomi AC merupakan wujud nyata dan komitmen Dirjen Perkeretaapian Kemehub untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Humas Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, Muhartono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat. Menurut Muhartono hal itu juga sekaligus sebagai upaya yang dilakukan pemerintah untuk pengembangan kereta api jarak jauh atau lintas antarkota. Dengan pengembangan perkeretaapian tersebut diharapkan menjadi solusi mengurangi kemacetan jalan dan guna meningkatkan mobilitas masyarakat. Ia memaparkan, dua rangkaian KA ekonomi AC yang direncanakan akan diberi nama KA Krakatau itu akan melayani lintas Merak-Madiun dan Madiun-Merak. KA ekonomi AC merupakan produksi dalam negeri yaitu PT INKA Madiun dan merupakan hasil pengadaan oleh Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan untuk diserahkan pengoperasian kepada PT KAI guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa transportasi kereta api ekonomi. Masing-masing rangkaian KA Krakatau terdiri atas 10 unit kereta ekonomi AC dan satu kereta makan. Sebagaimana diketahui, dalam satu rangkaian kereta api ekonomi AC memiliki kapasitas 768 tempat duduk dan dari 10 unit kereta tersebut, delapan unit kereta untuk penumpang biasa berkapasitas 80 tempat duduk. Sedangkan terdapat dua unit kereta yang dilengkapi fasilitas untuk penyandang ketunaan dan lansia berkapasitas 64 tempat duduk dan di desain untuk memudahkan akses bagi penyandang ketunaan dan lansia baik untuk akses ke dalam kereta maupun fasiitas toilet. Ia mengemukakan, dua rangkaian KA ekonomi yang akan diserahkan pengoperasiannya tersebut merupakan bagian dari pengadaan 50 kereta ekonomi AC. Sebelumnya, sebanyak tiga rangkaian KA ekonomi AC telah diserahkan pengoperasiannya kepada PT KAI pada masa angkutan lebaran tahun 2012 lalu. Tiga rangkaian itu terdiri atas KA Menoreh yang melayani lintas Pasarsenen-Semarang dan dua rangkaian KA Majapahit I dan Majapahit II melayani Pasarsenen-Malang dan Malang-Pasarsenen. "Pembiayaan pengadaannya 50 kereta ekonomi AC bersumber dari dana APBN Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan sebesar Rp174 milyar," katanya. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
