Mengintip kemewahan fasilitas di Kereta Bandara

id kereta bandara

Mengintip kemewahan  fasilitas di Kereta Bandara

Penumpang menaiki kereta bandara menuju Stasiun Soekarno- Hatta, (Antara/Wahyu Putro)

Padang (ANTARA) - Bicara soal bandara, biasanya lokasinya membutuhkan lahan yang luas. Bukan tanpa alasan, bandara menjadi rumah bagi pesawat, baik yang harus tinggal maupun hanya singgah sementara. Tentunya, dibutuhkan ruangan seperti hanggar, landasan pacu, hingga teknisi yang tepat. Tak heran, ya, kalau letak bandara seringkali jauh dari pusat kota yang padat penduduk dan penuh dengan gedung bertingkat.

Sama halnya dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta, yang lokasinya justru berada di Tangerang, Banten. Bandara yang sangat luas dan megah ini memang sangat sibuk. Hampir semua destinasi bisa Anda sambangi dengan pesawat melalui bandara satu ini. Tak hanya nasional, bahkan penerbangan internasional pun sebagian besar dimulai dari sini. Tentunya, letaknya yang jauh membutuhkan waktu yang tak sedikit untuk menjangkaunya, ya? Namun, anda tak perlu khawatir karena kini ada kereta bandara.

Satu keuntungan yang pasti, anda tak perlu lagi khawatir akan terlambat ke bandara dan tertinggal pesawat saat menggunakan moda transportasi satu ini. Alhasil, Anda pun tidak perlu meluangkan lebih banyak waktu untuk ke bandara agar tidak terlambat karena jalanan ibu kota yang memang terkenal dengan kemacetannya yang luar biasa. Langsung saja pilih naik KA Bandara, dijamin lebih nyaman!

Berbagai Fasilitas Mewah di Kereta Bandara

Tak hanya satu, ada dua layanan KA Bandara di Indonesia. Selain dari dan menuju ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta di Tangerang, Banten, kereta khusus bandara juga melayani rute dari dan menuju ke Bandara Internasional Kualanamu di Medan. Rute perjalanan pulang pergi Bandara Internasional Soetta bisa dimulai dari Stasiun Manggarai, BNI City, Batu Ceper, dan Duri. Sementara untuk rute Medan, KA Bandara bisa dipesan melalui Stasiun Medan.

Dibandingkan dengan kereta biasa, kereta yang melayani rute khusus bandara ini ternyata punya fasilitas yang bisa dibilang mewah, lho! Selain mempersingkat waktu perjalanan Anda dari atau menuju bandara, berikut fasilitas lain yang bisa Anda rasakan saat memilih moda transportasi ini:

1. Interior Gerbong yang Mewah dan Berkelas

Satu rangkaian kereta rute bandara memiliki enam gerbong penumpang dengan kapasitas maksimal sebanyak 272 penumpang. Setiap gerbong didesain dengan tampilan interior yang begitu mewah dan berkelas. Tak lupa, pendingin ruangan untuk meningkatkan kenyamanan para penumpang selama menikmati perjalanan. Pun, setiap gerbong di kereta ini bebas asap rokok, ya! Anda tidak diizinkan untuk merokok baik di area stasiun maupun di kereta.

2.Kursi Reclining yang Nyaman Seperti di Pesawat

Jika dilihat sekilas, pengaturan kursi di kereta untuk rute bandara ini mirip dengan kereta penumpang kelas ekonomi, ya? Namun, ada keistimewaan tersendiri untuk setiap kursi penumpang kereta satu ini, yaitu memiliki fitur sandaran kursi dan tangan yang bisa diatur layaknya di kursi kabin pesawat. Jarak untuk setiap kursi depan dan belakang sekitar 50 sentimeter, cukup luas untuk tempat sandaran kaki, ya?

3. Toilet Terpisah Kalau Anda pernah naik kereta penumpang jarak jauh, mau itu kelas eksekutif, bisnis, ekonomi, hingga ekonomi premium, fasilitas toilet memang ada pada setiap gerbong, baik di depan maupun di belakang. Biasanya, ada dua kamar mandi yang disediakan, tetapi tidak dikhususkan untuk pria atau wanita. Nah, di kereta bandara, fasilitas toilet ini terpisah, satu toilet khusus untuk laki-laki, satunya dilengkapi dengan kloset duduk.

Bahkan, tersedia juga papan lipat yang bisa dipakai untuk mengganti popok bayi, lho! Tentunya, ini akan sangat membantu para penumpang yang melakukan perjalanan dengan membawa sang buah hati yang masih bayi dan perlu mengganti popok tanpa ribet, ya!

4. Bagasi untuk Koper dan Kabin

Perjalanan menggunakan pesawat tentu memiliki jarak yang cukup jauh, ya. Jadi, tak heran jika satu penumpang bisa membawa lebih dari satu koper atau tas. Nah, untuk mengantisipasi hal ini, pihak Railink memberikan fasilitas berupa bagasi khusus yang berada di bagian belakang gerbong dengan letak yang berhadapan. Bagasi ini digunakan untuk menaruh koper, sementara untuk tas berukuran kecil atau ransel, penumpang bisa memakai bagasi kabin di atas kepala.

5. Perangkat USB Port untuk Mengisi Daya

Kehabisan daya ponsel saat sedang di perjalanan menuju bandara? Tidak perlu khawatir, ada fasilitas USB port yang tersedia pada setiap kursi penumpang untuk membantu Anda mengisi daya ponsel. Tersedia dua port untuk setiap kursi penumpang yang masing-masing memiliki kemampuan untuk menghantarkan arus listrik sebesar 5 Volt. Jika ingin menghemat daya power bank, tak ada salahnya kok memanfaatkan fasilitas ini.

6.Televisi untuk Hiburan Selama Perjalanan

Takut merasa bosan selama di perjalanan dari atau menuju ke bandara? Tidak perlu, karena setiap gerbong KA Bandara juga sudah dilengkapi dengan fasilitas berupa televisi LED. Tak tanggung-tanggung, ada empat buah layar di masing-masing gerbong. Televisi ini tak hanya memberikan hiburan untuk teman selama perjalanan, Anda juga bisa mengetahui lokasi keberadaan kereta, kecepatan, dan suhu di dalam gerbong.

Perjalanan dari dan menuju ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan menggunakan kereta bandara ini menempuh waktu sekitar 55 menit. Pastinya jauh lebih singkat jika dibandingkan dengan kendaraan lain seperti bus, ya? Tak heran, karena kalau pakai kereta, Anda tak perlu lagi menghadapi macetnya jalanan. Jadi, tak usah ragu lagi untuk ke bandara naik kereta, ya!

Nah, kalau memudahkan akses ke bandara bisa dengan naik kereta, sekarang Anda juga bisa lebih mudah mendapatkan penerbangan dengan harga terjangkau tanpa mengurangi kenyamanan dan keamanan selama di perjalanan. Caranya tentu saja dengan memanfaatkan promo tiket di Traveloka! Promo ini tersedia untuk berbagai rute dan maskapai, jadi jangan sampai terlewat, ya! Kapan lagi, kan, perjalanan berkelas dengan harga miring tanpa menurunkan kualitas?



Pewarta :
Editor: Mario Sofia Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2021