
Total 42 pasien positif COVID-19 di Payakumbuh meninggal

Semoga kita bersama dapat melaksanakan protokol kesehatan dengan lebih ketat,
Payakumbuh (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, Sumatera Barat mencatat semenjak adanya kasus positif COVID-19 sudah ada 42 pasien yang dinyatakan meninggal dunia karena virus itu di daerah tersebut.
"Pada Minggu (8/8) ada satu lagi warga kita yang positif COVID-19 meninggal, sehingga total sudah ada 42 orang yagng meninggal," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, Bakhrizal di Payakumbuh, Selasa.
Warga yang meninggal tersebut adalah WM (53) yang berdomisili di Kelurahan Tigo Koto Dibaruah yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang.
"Sebelumnya almarhum sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Adnaan WD, dan kondisinya kian memburuk dan menghembuskan napas terakhir pada hari Minggu (8/8) malam dan telah dimakamkan dengan protokol COVID-19," kata dia.
Ia mengharapkan dengan terus bertambahnya warga Kota Payakumbuh yang meninggal karena COVID-19 ini seharusnya dapat membuat masyarakat tidak menyepelekan dan menganggap enteng virus itu.
"Semoga kita bersama dapat melaksanakan protokol kesehatan dengan lebih ketat, jangan sampai kita kendor dan membuat kita serta keluarga terpapar," ujarnya.
Ia mengatakan dengan terus bertambahnya kasus positif COVID-19, Kota Payakumbuh sudah diberlakukan Pembatasan Pelaksanaan kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.
"Jangan sampai Kota Payakumbuh ke level 4 karena itu akan memperburuk keadaan, apalagi saat ini hanya satu kelurahan di Payakumbuh yang ada di zona hijau dan lima sudah masuk ke zona merah," ungkapnya.
Hingga saat ini sudah lebih dari 2.500 masyarakat yang dinyatakan positif COVID-19 di Kota Payakumbuh dan sekitar 1.900 yang telah dinyatakan sembuh.
"Kasus aktif positif COVID-19 kita di Kota Payakumbuh itu sekitar 350 orang, jangan sampai angka ini terus bertambah. Mari terus patuhi protokol kesehatan," kata dia.
Pewarta: Akmal Saputra
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
