Logo Header Antaranews Sumbar

Pemerintah Audit Sarana KA Hadapi Lebaran

Kamis, 20 Juni 2013 13:51 WIB
Image Print
Kereta api. (Antara)

Jakarta, (Antara) - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menjadwalkan audit terhadap sarana dan prasarana perkeretaapian sebagai upaya dalam mempersiapkan moda transportasi tersebut dalam menghadapi Lebaran 2013. "Audit keselamatan bidang sarana (lokomotif, kereta, gerbong) direncanakan dilakukan di empat daerah operasi yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya," kata Direktur Keselamatan Perkeretaapian Kemenhub Hermanto Dwiatmoko dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis. Hermanto memaparkan, audit keselamatan terhadap perkeretaapian antara lain dilakukan di Dipo KRL Bukit Duri, Balai Yasa Manggarai, Dipo Stasion Bandung, Balai Yasa Lokomotif Yogyakarta, Dipo Kereta Stasiun Yogyakarta, Dipo Stasiun Solo, Balai Yasa Surabaya Gubeng, dan Dipo Lokomotif Sidotopo. Sedangkan audit di Dipo Lokomotif Stasiun Semarang Poncol, ujar dia, terkait dengan peristiwa lokomotif CC 2039816 berjalan tanpa awak sejauh 17 kilometer dari Dipo Lokomotif Stasiun Semarang Poncol sampai dengan sinyal masuk Stasiun Kaliwangu. Sementara audit prasarana perkeretaapian bidang fasilitas pengoperasian KA di Divre I Sumatera Utara meliputi peralatan persinyalan, peralatan telekomunikasi, dan instalasi listrik. "Audit keselamatan dilaksanakan untuk mengetahui kesesuaian terhadap peraturan yang berlaku," katanya. Ia juga mengemukakan, inspeksi keselamatan angkutan lebaran 2013 dan arus balik lebaran juga dilakukan untuk mengetahui kelaikan sarana dan prasaranan KA yang sudah dioperasikan serta kompetensi SDM seperti masinis, yang akan dilakukan di lima kota besar yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dan Semarang. Kemenhub juga telah melakukan pemutakhiran informasi mengenai rekapitulasi data kecelakaan pada sistem aplikasi taggap darurat yang dapat diakses di alamat situs www.dephub.go.id. Sedangkan penyiagaan peralatan penanganan kecelakaan telah dilaksanakan di tiga lokasi yaitu Semarang, Surabaya, dan Jakarta, serta bimbingan teknis SDM perkeretaapian di Bogor, Semarang, Cirebon, dan Semarang. Kemenhub sendiri telah melakukan acara penyegaran peningkatan kompetensi teknis inspektur perkeretaapian di Bandung (23-24 Mei 2013), serta pengujian dan sertifikasi terhadap awak sarana perkeretaapian sebanyak 733 orang (27 Mei-14 Juni 2013). "Hasil pengujian dari 733 orang peserta, sebanyak 719 orang lulus dan 14 orang tidak lulus," katanya. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026